World of Wealth Ke-17 Digelar Daring, Bahas Investasi hingga Pemulihan Ekonomi

World of Wealth Ke-17 Digelar Daring. - Ist.
04 Maret 2021 08:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA --Standard Chartered Bank Indonesia akan menggelar World of Wealth Ke-17 secara daring pada 2021. Sejumlah menteri dijadwalkan hadir. Adapun materi pembahasan terkait arah baru investasi masa depan hingga pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19. 

Head of Consumer, Private and Business Banking, Standard Chartered Bank Indonesia Jeffrey Tan menjelaskan WOW tahun ini merupakan momen penting dengan sejumlah hal perdana di dalamnya, seperti perdana dilaksanakan secara daring dan  menampilkan brand baru yang berevolusi kembali setelah terakhir dilakukan pembaruan 18 tahun lalu.

BACA JUGA : Tahun Ini Diprediksi Bakal Jadi Tahunnya Investasi

"Kami yakin untuk melangkah dengan berani menuju masa depan yang diwarnai oleh inovasi dan disrupsi, sembari kami membangun hubungan lebih mendalam dengan nasabah dan mitra kami di seluruh dunia," ujarnya, Rabu (3/3/2021).

Acara tahunan World of Wealth/WOW ke-17 dan untuk pertama kalinya akan dilaksanakan secara daring/online. DIperkiraan lebih dari 2.500 nasabah akan hadir, acara ini merupakan salah satu agenda utama para nasabah Priority & Priority Private Standard Chartered sebagai rujukan dalam membuat keputusan investasi, pengelolaan kekayaan, dan arahan kebijakan perusahan milik para nasabah.

Bertemakan 2021: Reimagined, WOW tahun ini akan menggugah pikiran para nasabah serta menggagas perspektif baru dalam perencanaan keuangan setelah menjalani hampir setahun penuh tantangan demi menyongsong pemulihan ekonomi pascapandemi.

WOW tahun ini rencananya akan dibuka dengan paparan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang akan membagikan informasi terkait rencana pemerintah dalam melanjutkan dan mempercepat upaya-upaya pemulihan ekonomi pascapandemi, di 2021.

BACA JUGA : OPINI: Aspek Fundamental: Investasi Saham saat Pandemi

Selain itu, ada juga paparan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang akan membagikan informasi terkait program-program pemerintah dalam menghambat penyebaran virus COVID-19 sembari mendorong pemulihan kesehatan publik melalui program vaksinasi yang telah mulai dijalankan sejak awal tahun ini. Para nasabah juga akan mendapatkan pandangan berharga dari ekonom Standard Chartered, analis politik independen kenamaan, serta manajer investasi terkemuka dan para pelaku bisnis ternama.

Head of Wealth Management, Standard Chartered Bank Indonesia Meru Arumdalu menjelaskan dari tahun lalu pihaknya sudah menambahkan green fund pertama ke dalam portofolio bank. Tahun ini berencana untuk menambah lebih banyak produk berprinsip keberlanjutan lainnya. Beberapa pekan yang lalu, bank ini sudah meluncurkan reksa dana USD terbaru, yang memungkinkan klien memiliki opsi untuk mendiversifikasi investasi mereka di pasar utama Asia.

"Klien kami juga terus menikmati kemudahan transaksi investasi dengan Online Mutual Fund, SmartGoals dan juga fitur SBN Retail Online di aplikasi SCMobile, serta metode transaksi email untuk para klien Prioritas, yang semuanya memungkinkan para nasabah melakukan proses transaksi non-tatap muka yang aman dan dengan pilihan instrumen investasi yang lebih luas," katanya.

Ia menambahkan bahwa pada tahun ini Wealth Management akan memperluas pilihan produk dengan prinsip berkelanjutan/ESG, produk offshore atau yang berorientasi USD (selain dari pilihan ekstensif produk dalam negeri/Rupiah), di mana fokus industri pun akan lebih condong ke sektor teknologi. Standard Chartered Bank Indonesia memperbanyak pilihan produk dalam Wealth Management untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

"Dengan adanya perubahan perilaku nasabah yang lebih condong ke teknologi, kami memperluas bagian ritel yang mencakup Priority Banking, Wealth Management, kartu kredit, dan dana murah," ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia