Advertisement
Satgas Klaim PPKM Berhasil Tekan Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit
Polisi melakukan penyekatan kendaraan di Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. - Antara/Bagus Ahmad Rizaldi\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro diklaim berhasil menurunkan bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan di tujuh provinsi yang melaksanakan PPKM seluruhnya mengalami penurunan keterisian rumah sakit jika dibandingkan dengan sebelum PPKM.
Advertisement
Wiku menyebutkan, yang paling signifikan terjadi di Jawa Tengah dari 74,9 persen pada sebelum PPKM menjadi 35,76 persen per 19 Februari 2021. Kemudian, di Daerah Istimewa Yogyakarta dari yang sebelumnya 84,47 persen menjadi 52,21 persen.
BACA JUGA : Bed untuk Pasien Kritis Covid-19 di Sleman Nyaris Penuh
“Penurunan BOR yang terjadi di tujuh provinsi yang melaksanakan PPKM ini merupakan perkembangan yang perlu kita apresiasi. Namun adanya penurunan ini perlu diperhatikan lebih lanjut, apakah karena pasien positif dengan gejala sedang berat yang semakin berkurang, atau orang yang membutuhkan pelayanan kesehatan belum atau tidak terjaring sejak dini sehingga tidak dirawat di rumah sakit,” kata Wiku pada konferensi pers, Selasa (23/2/2021).
Wiku mengimbau kepada seluruh daerah masing-masing untuk benar-benar memastikan bahwa setiap orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk segera ditangani sesuai dengan gejala yang dialami, tidak hanya pada pasien yang terjaring dari hasil pemeriksaan di Puskesmas namun juga pemeriksaan mandiri.
“Pastikan pasien melaporkan kepada RT RW ketika terkonfirmasi, dengan begitu pasien yang tidak bergejala atau bergejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri dengan tetap dipantau. Sementara pasien yang bergejala sedang dan berat dapat segera ditangani secepat mungkin,” imbuh Wiku.
Dia juga mengharapkan dengan PPKM Mikro yang saat ini sedang berlangsung, dimohon kepada kabupaten kota yang membutuhkan bantuan dalam memperkuat Puskesmas di daerah masing-masing untuk segera koordinasi dengan Satgas pusat dan Kementrian Kesehatan.
BACA JUGA : Pemda DIY Hentikan Informasi Ketersediaan Bed Pasien
Pada hari ini, tambahan kasus Covid-19 harian sebanyak 9.775 kasus dengan kesembuhan sebanyak 7.996 kasus, dan kematian sampai 323 orang.
Dengan catatan tersebut, total yang terkonfirmasi mencapai 1.298.608 kasus, dengan 1.104.990 di antaranya sembuh, dan yang meninggal tembus 35.14 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Tertabrak Kereta di Grobogan, 4 Tewas Termasuk Anak Balita
- Aksi Celurit Berujung Kecelakaan di Moyudan, Satu Remaja Diamankan
- FIB UGM Tegas, Tak Bela Dosen Terkait Kasus Daycare Little Aresha
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- Gelar Puteri Indonesia Riau 2024 Dicopot Usai Kasus Klinik Ilegal
- Jogja Jadi Panggung Hiburan Sepanjang Mei! Ini Daftarnya
- Delegasi WCI Kagum dengan Pura Pakualaman, Diplomasi Budaya Jogja
Advertisement
Advertisement








