Polda Sumut Sita 244 Kg Sabu dari Tiga Kasus, 9 Tersangka Ditangkap
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Hasto Kristiyanto/Antara-Muhammad Adimaja
Harianjogja.com, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) masih merahasiakan sosok calon presiden (Capres) yang akan diusung di Pilpres 2024 mendatang, meski ada kecenderungan pengerecutan di sosok Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa sesuai dengan mekanisme yang berlaku, proses penentuan capres di PDIP tergantung restu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
"Untuk Pemilu ada tahapannya PDIP berdisiplin untuk itu. Disiplin terhadap tahapan- tahapan Pemilu dan untuk calon menunggu Ketua Umum yang nanti memutuskan," kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (10/6/2022).
Hasto menambahkan PDIP tidak ingin terburu-buru dalam menentukan siapa yang akan diusung. Mereka memilih untuk menyiapkan kader terbaik supaya mampu bersaing dalam kontestasi politik 2024.
BACA JUGA: Ini Penyebab Izin Lokasi Tol Jogja-YIA Belum Terbit
Namun demikian, lanjut Hasto, capres yang akan diusung PDIP adalah sosok yang mendahulukan kepentingan rakyat di atas apapun.
"Kita tidak ingin agar seorang pemimpin hanya dibangun dari faktor elektoral tapi dari kualitas kepemimpinan dari karakter kepemimpinan, dari agenda-agenda strategis di dalam meyakinkan nasib lebih dari 270 juta rakyat Indonesia," katanya.
Menurutnya setiap partai politik memiliki tugas untuk menggembleng setiap anggota dan kadernya. Dia kemudian menyinggung terkait etika politik yang terus diutamakan oleh partainya.
"Kita menggembleng setiap anggota bukan membajak kader dari partai lain. Itu bagian dari etika politik harus di kedepankan. Kita tidak mendorong adanya salip-menyalip dalam politik itu. Tapi kerja sama politik dan gotong royong politik untuk menyelesaikan masalah rakyat yang begitu banyak dan membawa tanggung jawab kita bersama itu yang didorong PDIP," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.
Lady Gaga meminta maaf kepada Golloria atas kontroversi bronzer Haus Labs. Sun Dipped Bronzing Veil kini akan hadir dengan 11 shade.