Advertisement
Buku Sosiologi SMA Tampilkan Situs Porno, Ini Respons Kemendikbud
Buku Sosiaologi SMA yang menimbulkan kontroversi. - Ist/Suara.com.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) melaporkan ada sebuah Buku Pelajaran Sosiologi SMA Kelas XII yang diduga bermuatan situs porno, pemerintah diminta segera menindaklanjuti.
Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim mengungkapkan dalam buku sosiologi yang sebenarnya membahas topik mengenai "Pemberdayaan Masyarakat Kampung Naga" di Jawa Barat justru memberikan tautan situs yang bermuatan pornografi.
Advertisement
BACA JUGA : Pinjam Buku di Perpus Jogja Kini Lebih Mudah, Bisa Drive
"Situsnya: www.kalangsund*.net, coba buka pakai HP. P2G Sampai saat ini (11/2/2021), P2G masih menemukan bahwa situs yang ditautkan di dalam buku resmi siswa tersebut masih ada berisikan konten porno," kata Satriwan dalam keterangannya.
Ketika coba membuka situs tersebut melalui handphone, ditemukan bahwa laman kalangsund*.net langsung dialihkan ke situs yang berisi konten kartun dewasa.
"Kemdikbud lagi-lagi kecolongan mengenai konten buku yang semestinya bersih dari unsur permusuhan SARA, radikalisme, konten pornografi, dan sebagainya," jelasnya.
BACA JUGA : 26 Kepala Sekolah di Jogja Tulis Pengalaman Tangani
Satriwan meminta Mendikbud Nadiem Makarim untuk segera menindaklanjuti dan menarik buku ini dari peredaran karena bisa merusak pendidikan dan moral anak bangsa.
"Hingga sekarang Mas Nadiem belum merespon kasus ini, berbeda perlakuannya dengan kasus jilbab di Padang yang responnya sangat sigap," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Disdikpora Bantul Usulkan Revitalisasi SD dan SMP ke Pemerintah Pusat
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Tak Terpusat di Tol, Pantura dan Pansela Bisa Jadi Alternatif Mudik
- Cara Makan Sehat agar Tubuh Tetap Bugar hingga Tua
- Zona Rawan Longsor, Bupati Dorong Relokasi Warga Ngawen
- Vape Disebut Pintu Masuk Narkoba, Ini Penjelasan BNN
- BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Jamkesda Jogja Disiapkan
- Kasus TBC Jogja 1.333 Orang, Dinkes Perkuat Skrining Kontak
- Pengaduan Kopdes Merah Putih Kini Bisa Lewat Call Center
Advertisement
Advertisement







