Komet Langka Muncul di 2026, Hanya Sekali Seumur Hidup
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Gerhana bulan/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Seorang kosmonot asal Rusia Sergey Kud Sverckhoc membagikan fenomena luar angkasa yang tak lazim.
Di akun Twitter, dia menampilkan video penampakan Bulan yang tampak mengempis dan berbentuk datar.
Padahal, seperti yang kita tahu bahwa Bulan berbentuk Bulat seperti halnya bumi. Lantas, mengapa hal itu bisa terjadi?
Menurutnya, tampilan itu diambil dari luar angkasa.
Dia memaparkan alasan Bulan tampak mengempis dan datar karena adanya pantulan cahaya melewati bumi yang membuatnya terdistorsi.
Artinya, bentuk Bulan tetaplah sama, hanya saja karena adanya pantulan cahaya itu membuatnya terdistorsi sehingga seperti mengempis, berbentuk datar dan menghilang.
"Sebelum bulan menghilang di balik cakrawala, pantulan cahaya melewati atmosfer Bumi dan terdistorsi," tulisnya di akun twitternya.
This is how the #moonset looks from space.
— Sergey Kud-Sverchkov (@KudSverchkov) February 2, 2021
Many of you will have a question: ‘Why is the Moon so flat? And where does it disappear?’ The answer is quite - before the #Moon disappears behind the horizon, its reflected light passes through the Earth\'s atmosphere and is distorted. pic.twitter.com/P155eyU0ow
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
SPPG Karangwuni mendukung investigasi menyeluruh dugaan keracunan MBG di SMP Negeri 3 Wates, termasuk sanitasi kantin dan SOP distribusi makanan.
Kejagung menjelaskan sprindik baru TPPU terhadap Febrie Adriansyah diterbitkan setelah temuan 74 kilogram emas dan uang valuta asing.
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Kementerian PU mulai menerapkan Aspal Buton 30% di sejumlah jalan tol strategis untuk mengurangi impor aspal dan menekan beban APBN.
Febrie Adriansyah memenuhi panggilan Kejagung sebagai saksi dalam kasus dugaan TPPU terkait temuan 74 kilogram emas di Sentul.