Daftar 4 Ruas Tol yang Bisa Dipakai Pesawat Tempur saat Darurat
Kementerian PU menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI AU untuk mendukung kesiapsiagaan nasional.
Gerhana bulan/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Seorang kosmonot asal Rusia Sergey Kud Sverckhoc membagikan fenomena luar angkasa yang tak lazim.
Di akun Twitter, dia menampilkan video penampakan Bulan yang tampak mengempis dan berbentuk datar.
Padahal, seperti yang kita tahu bahwa Bulan berbentuk Bulat seperti halnya bumi. Lantas, mengapa hal itu bisa terjadi?
Menurutnya, tampilan itu diambil dari luar angkasa.
Dia memaparkan alasan Bulan tampak mengempis dan datar karena adanya pantulan cahaya melewati bumi yang membuatnya terdistorsi.
Artinya, bentuk Bulan tetaplah sama, hanya saja karena adanya pantulan cahaya itu membuatnya terdistorsi sehingga seperti mengempis, berbentuk datar dan menghilang.
"Sebelum bulan menghilang di balik cakrawala, pantulan cahaya melewati atmosfer Bumi dan terdistorsi," tulisnya di akun twitternya.
This is how the #moonset looks from space.
— Sergey Kud-Sverchkov (@KudSverchkov) February 2, 2021
Many of you will have a question: ‘Why is the Moon so flat? And where does it disappear?’ The answer is quite - before the #Moon disappears behind the horizon, its reflected light passes through the Earth\'s atmosphere and is distorted. pic.twitter.com/P155eyU0ow
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kementerian PU menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI AU untuk mendukung kesiapsiagaan nasional.
Febrie Adriansyah buka suara usai dilimpahkan ke Kejari Jaksel terkait dugaan pemerasan dalam perkara Asabri dan Jiwasraya.
APBN hingga Agustus 2026 defisit Rp240,1 triliun. Pembayaran bunga utang pemerintah mencapai Rp394,1 triliun.
Pesawat F-2000 Italia terkena serangan di Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi, saat serangkaian serangan terjadi di kawasan tersebut.
Kemenkeu menyatakan dana angsuran pertama KDKMP sebesar Rp40 triliun sudah disiapkan, tetapi masih menunggu tagihan Himbara.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.