Advertisement
Bank Syariah Indonesia Resmi Beroperasi
Gedung berlogo Bank Syariah Indonesia yang berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (31/1/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. mulai beroperasi pada Senin (1/2/2021) ini, setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gurnadi mengatakan menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi Bank Syariah Indonesia memulai perjalanan resminya dari Istana Negara.
Advertisement
Hery melaporkan integrasi dan peningkatan nilai Bank Syariah Himbara dimulai sejak awal Maret 2020 atau memakan waktu selama 11 bulan.
Dalam kurun waktu tersebut seluruh proses rangkaian due diligence, penandatanganan akta penggabungan, penyampaian keterbukaan informasi, dan perolehan izin dari OJK sudah berjalan dan sesuai dengan ketentuan.
"Alhamdulillah bank hasil penggabungan sudah mulai beroperasi dengan nama dan identitas baru, PT Bank Syariah Indonesia Tbk.," terangnya dalam laporan.
Hery menerangkan nama Bank Syariah Indonesia dipilih karena pihaknya ingin bank syariah menjadi representasi Indonesia baik di tingkat nasional maupun global. Logo Bank Syariah Indonesia memiliki bintang bersudut lima yang merepresentasikan lima sila pancasila dan lima rukun islam.
Sebagai bank hasil penggabungan, pada posisi Desember Bank Syariah Indonesia memiliki total aset Rp240 triliun, pembiayaan Rp157 triliun, DPK Rp210 triliun, dan modal inti Rp22,6 triliun.
Bank Syariah Indonesia juga memiliki lebih dari 1.200 kantor cabang dan 20.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Bank Syariah Indonesia juga menjadi bank peringkat ketujuh di Indonesia berdasarkan total aset.
"Kami sadar tugas kami bukan hanya menggabungkan tiga bank ini, tetapi juga dalam waktu bersamaan juga melakukan transformasi seperti perbaikan proses bisnis, penguatan risk manajemen, penguatan sumber daya insani, dan penguatan teknologi digital," lanjutnya.
Hery menambahkan Bank Syariah Indonesia berkomitmen untuk menjadi lembaga perbankan yang melayani segala lini masyarakat, menjadi bank modern, serta inklusif memberikan pelayanan kepada masyarakat serta tetap menjunjung tinggi prinsip syariah, menjadi bank yang dimiliki nasabah karena memiliki produk yang kompetitif dan memenuhi kebutuhan layanan masyarakat.
Bank Syariah Indonesia juga memiliki fokus untuk menumbuhkan segmen UMKM, melayani segmen ritel dan konsumer, dan wholesale dengan produk yang inovatif, serta melakukan pengembangan bisnis global seperti global sukuk.
"Kami siap membawa Bank Syariah Indonesia untuk masuk 10 bank syariah terbesar dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dalam 5 tahunke depan," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
- Gas Tertawa Meledak, Lima Remaja Tewas dalam Kebakaran Apartemen
- Arab Saudi dan Iran Awali Ramadan 1447 H di Hari yang Berbeda
Advertisement
Truk Terjun ke Sungai di Deandels Kulonprogo, Sopir Selamat
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Polresta Sleman Perkuat Patroli Ramadan, Fokus Titik Rawan
- Agar Tidak Sembelit Saat Puasa, Ini Pilihan Makanannya
- 197 Sekolah di Gunungkidul Direvitalisasi, Fokus Sarana Belajar
- TIP TAP TOE Hadirkan Paket Bukber Ramadan dengan Konsep Glow Festive
- Dana Desa Kulonprogo Turun Tajam, Program Kalurahan Terancam
- PT Garuda Mitra Sejati Perkuat Kolaborasi Media pada 2026
- Dishub DIY Usulkan Bus Sekolah untuk Wilayah Pinggiran
Advertisement
Advertisement







