Advertisement
Bamusi Sebut 109 Kepala Daerah dari PDIP adalah Kader NU
Nahdlatul Ulama (NU). - commons.wikimedia.org
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ratusan kader Nahdlatul Ulama kini telah menjadi kepala daerah di Indonesia. Hal itu terungkap dari pernyataan Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Zuhairi Misrawie. Bamusi adalah sayap organisasi PDI Perjuangan.
Menurut Zuhairi Misrawie, yang dikenal dengan sapaan Gus Mis, setidaknya 109 kepala daerah yang diusung PDIP merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU). Jumlah ini merupakan yang terbanyak di antara kader NU di partai-partai politik lainnya.
Advertisement
Gus Mis, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (31/1/2021), mengatakan keharmonisan Bung Karno dan Kiai NU bisa dilihat dari rejam jejak sejarah, khususnya saat Bung Karno menyampaikan pidato Pancasila 1 Juni 1945.
Baca juga: Masjid Istiqlal Jadi Tempat Kaderisasi Calon Ulama, Pendidikannya Setara S-3
"Kiai-kiai NU berada di garda terdepan dalam memberikan dukungan pada Pancasila. Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari (pendiri NU) melakukan puasa dan salat istikharah, memohon pertolongan kepada Allah SWT agar Pancasila dapat menjadi elang pemersatu bangsa," tutur Gus Mis.
Fakta itu, lanjut Gus Mis, berlangsung secara konsisten dengan dukungan penuh NU terhadap Bung Karno dan ideologi Pancasila.
"Dalam muktamar NU 1984, NU menyebutkan Pancasila sebagai ideologi yang di dalamnya sejalan dengan nilai-nilai keislaman. Ini membuktikan NU menjadi penjaga terdepan ideologi Pancasila. Tugas kita, menurut NU, adalah mengamalkan setiap sila di dalam Pancasila dalam kehidupan nyata," papar cendikiawan NU itu.
Tak hanya itu, momen tersebut lalu disempurnakan saat penetapan 1 Juni 1945 sebagai hari lahirnya Pancasila yang diusulkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Baca juga: Laporan ke Mahkamah Internasional soal Penembakan Laskar FPI Sudah Diterima
"Sehingga Pancasila benar-benar menghujam dalam sanubari warga-bangsa. Penetapan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahirnya Pancasila membuktikan betapa NU dan PDI Perjuangan berada dalam satu napas perjuangan," ujarnya.
Bukti konkret lainnya, menurut Gus Mis, PDIP saat ini memiliki 109 kepala daerah yang merupakan kader NU.
Ke depan, Gus Mis meyakini kebersamaan PDI Perjuangan dan NU akan semakin memperkokoh semangat kebangsaan.
"Keyakinan ini akan terus membuncah, karena keyakinan kita pada Pancasila sebagai penuntun kita yang di dalamnya meniscayakan gotong-royong, kolaborasi, kerja sama, dan kebersamaan. Kolaborasi PDI Perjuangan dan NU telah menjadikan negeri ini semakin solid dan kokoh sehingga menjadi negara yang berdaulat," tukas dia.
Hari ini, PDI Perjuangan menggelar perayaan hari lahir atau Harlah Ke-95 NU di Kantor DPP PDI Perjuangan yang secara virtual juga diikuti seluruh kader se-Indonesia.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Agama Hamka Haq menyebut perayaan Harlah Ke-95 NU merupakan peringatan sejarah atas semangat juang yang sama dari kaum nasionalis dan Islam.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Sekjen Hasto Kristiyanto, dan tokoh-tokoh PDI Perjuangan yang berasal dari kader NU baik di legislatif maupun eksekutif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA Sabtu 31 Januari 2026, Ini Tarifnya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling di Jogja, Jumat 30 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling di Kulonprogo Hari Ini, Jumat 30 Januari 2026
- Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Jumat 30 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling di Sleman Senin 30 Januari 2026, Cek Lokasinya
- Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 30 Januari
- Cek Jalur Trans Jogja dan Sejumlah Lokasi Wisata dan Terminal di Jogja
- Top 10 Harian Jogja, 30 Januari 2026, Dari Anggaran Terbatas ke Ipang
Advertisement
Advertisement



