Advertisement
Viral Surat Keberatan Review Produk, CEO Eiger Minta Maaf
Surat keberatan dari Eiger untuk youtuber duniadian. - Ist twitter DuniaDian
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Merek produk outdoor Eiger menjadi trending topic setelah muncul postingan surat keberatan dari merek tersebut tentang review produk yang dibuat seorang Youtuber bernama @duniadian.
Setelah surat tersebut menjadi viral, kini pimpinan atau CEO dari Eiger menyampaikan permintaan maafnya.
Advertisement
Berikut surat pernyataan resmi dari PT Eigerindo Multi Produksi Industri yang dikutip dari Suara.com:
Selamat malam rekan-rekan media.
Berikut pernyataan resmi dari PT Eigerindo Multi Produk Industri, yang disampaikan langsung oleh Ronny Lukito sebagai CEO.
Atas nama perusahaan PT Eigerindo Multi Produk Industri (MPI), sebagai perusahaan yang menaungi merk EIGER Adventure, dengan rendah hati kami menyampaikan permintaan maaf sebeasr-besarnya kepada masyarakat atas masalah yang terjadi.
Terkait dengan hal tersebut, ada beberapa hal yang dapat kami sampaikan:
• Surat yang diunggah melalui akun twitter @duniadian benar dikirimkan dari oleh tim internal kami.
• Kami sadari, apa yang kami lakukan tidak tepat dan salah. Sejatinya maksud dan tujuan awal kami adalah untuk memberikan masukan kepada reviewer agar lebih baik lagi. Tetapi sekali lagi, kami menyadari bahwa cara penyampaian kami salah.
Sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada Eigerian. Semoga Tuhan selalu menyertai niat baik kita.
Hormat kami,
Ronny Lukito
Sebelumnya, Eiger mencuri perhatian warganet di Twitter karena surat keberatan yang dikirimkan kepada Youtuber sekaligus akun Twitter @duniadian.
Melalui cuitannya, akun twitter @duniadian memperlihatkan surat keberatan dari pihak Eiger terkait video review yang ia unggah karena sejumlah alasan. Berikut alasan surat keberatan tersebut secara singkat,
1. Eiger menganggap sudut pengambilan gambar dalam review tersebut kurang bagus sehingga menyebabkan produknya terlihat berbeda
2. Adanya suara di luar video utama yang mengganggu sehingga informasi tidak jelas,
3. Lokasi pengambilan gambar dianggap kurang menarik untuk pengambilan gambar
Sebagian besar warganet juga mengutarakan kekecewaan mereka atas langkah yang dilakukan oleh pihak Eiger tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Rawan Kecelakaan, Jembatan di Sendangrejo Akan Diperlebar
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- 80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Eko Suwanto Ajak Warga Cinta Tanah Air
- Prabowo Bahas Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun di Hambalang
- Pemkab Kulonprogo Lantik 25 Kepsek Baru
- Parlinka Project Amikom Edukasi Pola Asuh Positif Orang Tua Remaja
- Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian
- Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
- ADD Gunungkidul 2026 Tetap Rp123 Miliar Meski TKD Dipangkas
Advertisement
Advertisement



