Viral Acara PDIP di Bali Tiup Lilin & Suap-suapan, Begini Respons Satgas Covid-19

Gubernur Bali Wayan Koster - Antara
25 Januari 2021 16:07 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogna.com, JAKARTA – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan pejabat dan tokoh masyarakat agar tidak memberikan contoh yang buruk dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Wiku untuk menanggapi viralnya video DPD PDIP Bali yang melakukan acara tiup lilin dan suap-suapan tumpeng menggunakan sendok yang sama.

Sebelumnya, viral beredar video Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster bersama belasan orang berdiri di panggung menggunakan masker. Namun, saat proses tiup lilin, I Wayan Koster bersama dua orang lainnya membuka masker dan meniup lilin.

Selanjutnya, Koster kemudian menyuapkan nasi kuning kepada dua orang di sampingnya, menggunakan sendok yang sama. Setelah dua orang tersebut disuapi, sendok kemudian diganti.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa tokoh publik harus memberikan contoh yang baik terkait penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Di masa pandemi siapapun orangnya harus bisa bijak semaksimal mungkin untuk meminimalisir peluang penularannya. Terkhusus tokoh masyarakat dimohon untuk memberikan contoh yang baik bagi masyarakat salah satunya ialah disiplin mematuhi protokol kesehatan,” kata Wiku kepada Bisnis, Senin (25/1/2021).

Adapun, Koster kepada media mengatakan bahwa acara tersebut merupakan acara syukuran DPD PDIP Bali atas pelaksanaan Pilkada 2020 yang telah berjalan lancar, aman, damai, sukses dalam masa pandemi Covid-19.

Acara tersebut juga sekaligus digelar untuk memperingati hari ulang tahun ke-74 Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Acara tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 23 Januari 2021 di Kantor PDIP Bali dengan 25 peserta yang seluruhnya telah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan rapid test antigen.

“Acara dilakukan di kantor DPD PDIP dengan menjaga jarak, memakai masker, dan melakukan rapid tes antigen, hanya membuka masker saat tiup lilin dan makan tumpeng. 2 orang menggunakan sendok yang sama agar cepat demi efektivitas,” kata Koster.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia