Advertisement
Hari Ke-9, Basarnas Temukan 14 Kantong Jenazah dan Serpihan SJ-182
Anggota Pomal Lantamal III berjaga di dekat puing pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada hari ketujuh operasi SAR pesawat tersebut di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/1/2021). - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan 10 kantong bagian jasad korban dan empat kantong serpihan kecil dan tiga bagian potongan besar badan pesawat di hari kesembilan operasi evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
"Pada hari ini kita menemukan 10 kantong bagian dari tubuh korban kemudian serpihan kecil badan pesawat empat kantong dan potongan besar badan pesawat tiga bagian," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Dermaga JICT II, Jakarta Utara, Minggu.
Advertisement
BACA JUGA : Sudah 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182 Masuk Pusdokkes Polri
Ia mengatakan operasi pencarian tersebut dilaksanakan oleh Tim Basarnas Special Group dan penyelam-penyelam dari TNI AL serta anggota tim lainnya yang melaksanakan kegiatan dengan penuh komitmen.
"Sehingga total untuk operasi SAR SJ-182 sampai hari ini adalah untuk bagian tubuh, kita hari ini sudah mengumpulkan 308 kantong jenazah, serpihan kecil pesawat 58 kantong, potongan besar pesawat 54 bagian, FDR satu unit dan bagian dari CVR unit tadi juga sudah kita terima dari KRI Kurau," kata Bagus.
Terkait penemuan perekam suara kokpit atau Cockpit voice recorder (CVR) unit, Bagus menegaskan bahwa bagian CVR yang ditemukan adalah bagian CVR unit yang disebut CVR electronic unit yang berfungsi untuk menangkap data percakapan atau suara yang ada di cockpit.
BACA JUGA : Singapura Kirim Tim Selidiki Kecelakaan Pesawat Sriwijaya
"Itu yang sudah ditemukan. Yang belum ditemukan adalah yang kita sebut Crash Survivable Memory Unit yang berisi data percakapan atau suara di cockpit. Jadi yang pertama tadi fungsinya adalah menangkap, yang belum ketemu ini adalah yang merekam, yang berisi memorinya," kata dia.
Sementara itu, untuk operasi evakuasi besok, Bagus mengatakan personel yang akan dilibatkan masih sama dengan hari ini, dengan lokasi operasi pencarian yang sama dan tim serta metode yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo Jogja, Jumat 23 Januari 2026, Berangkat dari Palur
- DPUPKP Sleman Siapkan Perbaikan dan Peningkatan 39 Saluran Irigasi
- Jadwal KRL Jogja Solo, Jumat 23 Januari 2026, Berhenti di 13 Stasiun
- Persija Hadapi Tantangan Berat Awali Putaran Kedua Liga Super
- Volkswagen Kudeta Tesla, Jadi Raja Penjualan Mobil Listrik Eropa 2025
- Pulau Jawa Dominasi Laporan Penipuan Keuangan, Kerugian Capai Rp9,1 T
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jumat 23 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




