Advertisement
426 Juta Dosis Vaksin Datang ke Tanah Air Mulai Bulan Ini
Presiden Joko Widodo (tengah) bersiap disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 ke Presiden Joko Widodo tersebut menandai dimulainya program vaksinasi di Indonesia. ANTARA FOTO/HO - Setpres/Agus Suparto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pemerintah saat ini sudah memesan 426 juta dosis vaksin yang berasal dari empat perusahaan dan negara yang berbeda.
Dia menyebutkan bahwa jutaan dosis vaksin tersebut akan datang dalam beberapa gelombang. Pada Junuari 2021, sebanyak 3 juta, Februari 4,7 juta, Maret 8,5 juta, April 16,6 juta, Mei 24,9 juta dan Juni 34,9 juta.
Advertisement
"Itu di dalam perencanaan yang telah kami buat, ini bisa berubah lebih banyak lagi, saya harapkan," kata Jokowi, Jumat (15/1/2021).
Jokowi mengatakan dengan vaksinasi, dia berharap akan muncuk kekebalan komunal, sehingga risiko penyebaran Covid-19 akan segera behenti dan kegiatan ekonomi akan pulih kembali.
"Inilah kerja besar yang kami kerjakan dan meminta kesadaran semuanya," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan vaksinasi Covid-19 dapat dikerjakan sebanyak 5,8 juta dosis pada Januari 2021.
Target itu seiring dengan hitung-hitungan untuk merampungkan pemberian vaksin Covid-19 kepada 181,5 juta orang di akhir 2021.
Target itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberi kata sambutan dalam perayaan Hari Ulang Tahun Ke-48 Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Tahun 2021 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021).
“Di bulan Januari ini kita akan lakukan vaksinasi sebanyak 5,8 juta vaksin,” kata Jokowi.
Saat ini, Jokowi membeberkan, pemerintah telah memiliki 3 juta dosis vaksin Covid-19 yang siap pakai. Malahan, bakal datang lagi vaksin Covid dalam bentuk bahan baku sebanyak 15 juta dosis pada pekan depan.
“Rencananya vaksin ini akan kita gunakan untuk 1,6 juta tenaga kesehatan tenaga medis yang tersebar di 34 provinsi sebagai prioritas vaksinasi awal, setelah itu tentu saja yang berikutnya TNI, Polri, guru dan masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, dia melanjutkan, pemerintah bakal melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 10 juta dosis pada Februari, 13,33 juta vaksin Covid-19 pada Maret dan 20,4 juta vaksin Covid-19 pada April.
“Dan, bulan-bulan seterusnya hingga nantinya di akhir tahun nanti atau tahun awal tahun depan sudah tiba semuanya sebanyak 426 juta dosis vaksin. Ini sudah cukup untuk mencapai herd immunity,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Advertisement
DKPP Bantul Perkuat Budi Daya dan Olahan Singkong Perbukitan
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- DPR RI Mengesahkan Sembilan Anggota Ombudsman Periode 2026-2031
- Menkeu Purbaya Siapkan Perombakan Besar Pejabat Bea Cukai
- PHRI Sleman Siap Ambil Alih Penyelenggaraan Sleman Temple Run 2026
- Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Wilayah Timur Laut Bantul
- Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
- Update Data Gempa Bantul: Magnitudo 4,5 Lokasi di Darat Bukan di Laut
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
Advertisement
Advertisement



