Diduga Peninggalan Candi, Batu Stupa Ditemukan di Boyolali
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Presenter Raffi Ahmad. /Suara.com-Yazir Farouk
Harianjogja.com, JAKARTA--Polisi mengklaim tengah menyelidiki kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang menyeret nama artis Raffi Ahmad dan Basuki Tjahaja Purnama.
Polisi enggan berkomentar lebih jauh terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara ulang tahun bos KFC Ricardo Gelael yang dihadiri artis Raffi Ahmad hingga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Termasuk kemungkinan memanggil Raffi dan Ahok untuk diklarifikasi terkait acara tersebut.
"Masih dalam proses penyelidikan," kata Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan, AKP Yoshua Surya Admaja saat dikonfirmasi, Jumat (15/1/2021).
Seperti diketahui, pesta ulang tahun ayah dari Sean Gelael itu menjadi sorotan lantaran dihadiri Raffi yang baru saja menjalani vaksinasi Covid-19. Acara tersebut digelar di rumah pribadi Ricardo di Jalan Prapanca IV, Mampang, Jakarta Selatan, pada Rabu (13/1) malam.
Selain Raffi terpantau pula beberapa artis lain yang hadir di pesta tersebut. Bahkan acara tersebut diduga turut dihadiri Komisaris Pertamina Ahok.
Perilaku Raffi itu pun akhirnya menuai banyak komentar miring dari masyarakat. Khususnya warganet yang menyayangkan ulah Raffi membuat kerumunan tanpa protokol kesehatan 3M.
Padahal, Raffi baru saja menjalani vaksinasi Covid-19 bersama Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Bahkan Istana menyebut Raffi adalah perwakilan dari kaum milenial yang ditunjuk negara untuk menjadi panutan menyukseskan program vaksinasi Covid-19 sekaligus menyebarkan pesan protokol kesehatan 3M.
Dilaporkan ke Polisi
Sekelompok orang yang mengatasnamakan Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu atau Pekat IB pun rencananya akan melaporkan Raffi ke Polda Metro Jaya.
Ketua Infokom DPP Pekat IB Lisman Hasibuan mengatakan pihaknya berencana melaporkan Raffi ke Polda Metro Jaya, sore ini.
"Jadi ada dua opsi, pertama saya mengusahakan di SPKT untuk melaporkan. Kedua, saya usulkan ke Pak Kapolda untuk penegasan pemanggilan beliau (Raffi Ahmad) langsung karena ada pelanggaran protokol kesehatan," kata Lisman saat dikonfirmasi, Jumat siang.
Lisman berharap, pihak kepolisian nantinya dapat menindaklanjuti laporannya. Selain diharapkan dapat bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang turut terlibat dalam acara pesta tersebut.
Terlebih, kata dia, Raffi selaku publik figur semestinya dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Bukan justru berkumpul dan berpesta tanpa mengindahkan protokol kesehatan.
"Intinya Raffi Ahmad dan kawan-kawan nanti pengembangan siapa saja itu kan kepolisian pasti tau siapa yang berkumpul di situ," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.