Ada Beasiswa Bagi Perempuan Peneliti hingga Rp30 Juta, Ini Tujuannya

Newswire
Newswire Kamis, 30 Juli 2026 03:57 WIB
Ada Beasiswa Bagi Perempuan Peneliti hingga Rp30 Juta, Ini Tujuannya

Presiden Direktur PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, dr. Ian Kloer,. Ist

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Darya-Varia Laboratoria Tbk kembali menghadirkan program D-STAR 2026 (Darya-Varia Scholarship for Talented Aspiring Women Researchers). Mengusung tema Empowering Women Researchers to Level Up as Future Leaders, program ini tidak sekadar memberikan beasiswa, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kepemimpinan, riset, serta jejaring profesional bagi mahasiswi berpotensi di Indonesia.

Presiden Direktur PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, dr. Ian Kloer, menegaskan bahwa investasi pada talenta merupakan bagian penting dalam membentuk masa depan sektor kesehatan.

“Di momentum 50 tahun ini, kami ingin memastikan kontribusi tidak hanya melalui produk kesehatan, tetapi juga melalui pengembangan talenta yang akan menjadi penggerak inovasi di masa depan,” ujarnya dikutip Kamis (30/7/2026)

Memasuki tahun ketiga, D-STAR berkembang menjadi program komprehensif yang mencakup pendanaan penelitian, mentoring dari praktisi industri, hingga penguatan kapasitas kepemimpinan. Program ini juga menjadi upaya nyata untuk mendorong lebih banyak perempuan terlibat dalam riset dan inovasi kesehatan.

Tahun ini, salah satu fokus utama penelitian adalah pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI). Hal ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kesenjangan gender dalam penggunaan teknologi. Data global menunjukkan laki-laki menggunakan AI generatif 16–22% lebih tinggi dibandingkan perempuan, sementara perempuan baru mengisi sekitar 26% peran spesialis AI di industri.

Direktur Growth Ventures Darya-Varia, Astry Tri Astuti, menilai pentingnya membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkembang di dunia riset dan inovasi.

“Perempuan Indonesia memiliki potensi luar biasa. Ketika diberi kesempatan, mereka mampu menjadi peneliti, inovator, sekaligus pemimpin yang berdampak,” katanya.

Selain itu, D-STAR 2026 juga memperluas kolaborasi akademik dengan bergabungnya Universitas Pancasila sebagai mitra baru. Sebelumnya, program ini telah bekerja sama dengan Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Bandung.

Dari sisi dukungan, Darya-Varia meningkatkan nilai dan cakupan beasiswa. Program ini menawarkan Beasiswa Utama sebesar Rp30.000.000, serta dua kategori tambahan yakni D-STAR Achievement Scholarship dan D-STAR Appreciation Scholarship masing-masing senilai Rp5.000.000 untuk tiap universitas mitra.

Guru Besar Sekolah Farmasi ITB, Prof. Ilma Nugrahani, menilai kolaborasi industri dan akademik menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem riset yang kuat.

“Yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga ekosistem yang mendukung perempuan untuk berkembang dan memimpin di sektor kesehatan,” ujarnya.

Melalui D-STAR 2026, Darya-Varia berharap dapat memperluas representasi perempuan di dunia riset sekaligus melahirkan inovasi kesehatan yang lebih inklusif, relevan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online