Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Baru Berusia 210 Juta Tahun

Newswire
Newswire Rabu, 29 Juli 2026 23:57 WIB
Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Baru Berusia 210 Juta Tahun

Dinosaurus./JIBI

Harianjogja.com, HARARE—Tim paleontolog internasional mengidentifikasi spesies dinosaurus baru yang hidup sekitar 210 juta tahun lalu di wilayah yang kini menjadi Zimbabwe. Penemuan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai evolusi awal dinosaurus di Afrika bagian selatan sekaligus menunjukkan bahwa kawasan tersebut memiliki ekosistem yang lebih beragam daripada yang selama ini diperkirakan.

Spesies baru tersebut diberi nama Musango matusadonaensis dan dipublikasikan dalam Journal of Systematic Palaeontology pada Rabu malam berdasarkan fosil yang ditemukan di tepi Danau Kariba, Zimbabwe utara.

Fosil Ditemukan pada 2018

Sisa-sisa fosil Musango matusadonaensis digali pada 2018 oleh tim ilmuwan yang terdiri atas peneliti dari Inggris, Zimbabwe, dan Afrika Selatan.

Penemuan ini menjadikan Musango matusadonaensis sebagai spesies dinosaurus kelima yang secara resmi telah diidentifikasi berasal dari Zimbabwe.

Fosil yang ditemukan juga termasuk salah satu kerangka dinosaurus paling lengkap dari periode tersebut di Zimbabwe karena masih mempertahankan bagian tulang belakang, tulang rusuk, anggota tubuh, hingga tulang kaki.

Hidup pada Periode Trias Akhir

Para peneliti memperkirakan dinosaurus ini memiliki tinggi sekitar 4,5 meter dan hidup pada Periode Trias Akhir, masa ketika dinosaurus mulai menyebar ke berbagai wilayah di Bumi, tetapi belum menjadi kelompok hewan darat yang mendominasi.

Berdasarkan hasil analisis, spesies tersebut diklasifikasikan sebagai sauropodomorph awal, yakni nenek moyang dinosaurus berkaki dua yang kemudian berevolusi menjadi dinosaurus berleher panjang berukuran raksasa, termasuk Diplodocus, jutaan tahun setelahnya.

Pernah Selamat dari Cedera Serius

Analisis terhadap fosil menunjukkan dinosaurus tersebut hampir mencapai usia dewasa ketika mati.

Peneliti juga menemukan bukti bahwa hewan itu pernah mengalami cedera serius atau infeksi pada masa awal kehidupannya, namun berhasil bertahan hidup hingga dewasa.

Ubah Pemahaman tentang Dinosaurus di Afrika Selatan

Penulis utama penelitian, Paul Barrett, peneliti senior di Museum Sejarah Alam London, mengatakan penemuan tersebut menantang anggapan lama mengenai penyebaran dinosaurus di Afrika bagian selatan.

Menurutnya, sebelumnya dinosaurus di kawasan tersebut dianggap berasal dari komunitas yang relatif seragam.

Namun, hasil penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa wilayah selatan Afrika terdiri atas sejumlah ekosistem berbeda yang masing-masing dihuni oleh spesies dinosaurus yang berbeda pula.

Masih Banyak Misteri Prasejarah Afrika

Para peneliti menilai penemuan Musango matusadonaensis, bersama sejumlah temuan fosil terbaru lainnya di Zimbabwe, memperlihatkan bahwa pengetahuan mengenai kehidupan prasejarah di Afrika masih sangat terbatas.

Mereka meyakini masih banyak spesies dinosaurus lain yang belum ditemukan dan berpotensi mengungkap sejarah evolusi kehidupan purba di benua tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online