Mahasiswa Jerman Siapkan Demo, Tolak Wajib Militer dan Penghematan
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.
Dinosaurus./JIBI
Harianjogja.com, HARARE—Tim paleontolog internasional mengidentifikasi spesies dinosaurus baru yang hidup sekitar 210 juta tahun lalu di wilayah yang kini menjadi Zimbabwe. Penemuan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai evolusi awal dinosaurus di Afrika bagian selatan sekaligus menunjukkan bahwa kawasan tersebut memiliki ekosistem yang lebih beragam daripada yang selama ini diperkirakan.
Spesies baru tersebut diberi nama Musango matusadonaensis dan dipublikasikan dalam Journal of Systematic Palaeontology pada Rabu malam berdasarkan fosil yang ditemukan di tepi Danau Kariba, Zimbabwe utara.
Fosil Ditemukan pada 2018
Sisa-sisa fosil Musango matusadonaensis digali pada 2018 oleh tim ilmuwan yang terdiri atas peneliti dari Inggris, Zimbabwe, dan Afrika Selatan.
Penemuan ini menjadikan Musango matusadonaensis sebagai spesies dinosaurus kelima yang secara resmi telah diidentifikasi berasal dari Zimbabwe.
Fosil yang ditemukan juga termasuk salah satu kerangka dinosaurus paling lengkap dari periode tersebut di Zimbabwe karena masih mempertahankan bagian tulang belakang, tulang rusuk, anggota tubuh, hingga tulang kaki.
Hidup pada Periode Trias Akhir
Para peneliti memperkirakan dinosaurus ini memiliki tinggi sekitar 4,5 meter dan hidup pada Periode Trias Akhir, masa ketika dinosaurus mulai menyebar ke berbagai wilayah di Bumi, tetapi belum menjadi kelompok hewan darat yang mendominasi.
Berdasarkan hasil analisis, spesies tersebut diklasifikasikan sebagai sauropodomorph awal, yakni nenek moyang dinosaurus berkaki dua yang kemudian berevolusi menjadi dinosaurus berleher panjang berukuran raksasa, termasuk Diplodocus, jutaan tahun setelahnya.
Pernah Selamat dari Cedera Serius
Analisis terhadap fosil menunjukkan dinosaurus tersebut hampir mencapai usia dewasa ketika mati.
Peneliti juga menemukan bukti bahwa hewan itu pernah mengalami cedera serius atau infeksi pada masa awal kehidupannya, namun berhasil bertahan hidup hingga dewasa.
Ubah Pemahaman tentang Dinosaurus di Afrika Selatan
Penulis utama penelitian, Paul Barrett, peneliti senior di Museum Sejarah Alam London, mengatakan penemuan tersebut menantang anggapan lama mengenai penyebaran dinosaurus di Afrika bagian selatan.
Menurutnya, sebelumnya dinosaurus di kawasan tersebut dianggap berasal dari komunitas yang relatif seragam.
Namun, hasil penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa wilayah selatan Afrika terdiri atas sejumlah ekosistem berbeda yang masing-masing dihuni oleh spesies dinosaurus yang berbeda pula.
Masih Banyak Misteri Prasejarah Afrika
Para peneliti menilai penemuan Musango matusadonaensis, bersama sejumlah temuan fosil terbaru lainnya di Zimbabwe, memperlihatkan bahwa pengetahuan mengenai kehidupan prasejarah di Afrika masih sangat terbatas.
Mereka meyakini masih banyak spesies dinosaurus lain yang belum ditemukan dan berpotensi mengungkap sejarah evolusi kehidupan purba di benua tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.
Marc Marquez menjadi yang tercepat pada FP1 MotoGP Malaysia 2026 di Sepang. Jorge Martin finis ke-20, sedangkan Raul Fernandez dinyatakan tidak fit.
Everton menjadi tim terakhir yang lolos ke perempat final Carabao Cup 2026. Simak daftar delapan tim dan jadwal pertandingan babak delapan besar.
KPK menegaskan penyidikan dugaan korupsi cukai PT Djarum murni penegakan hukum dan diawali penggeledahan untuk mengumpulkan bukti.
Pendataan Perlinsos Digital Kulon Progo baru mencakup 21.919 KK. ASN hingga pamong kalurahan didorong aktif mendata calon penerima bansos.
Penguatan regulasi menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan pengelolaan keuangan haji berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.