Advertisement
Hasil Investigasi Tewasnya 6 Laskar FPI Diserahkan kepada Jokowi

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyerahkan hasil investigasi tewasnya enam orang Laskar Front Pembela Islam (FPI) kepada Presiden Jokowi.
Menurut penuturan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, komisi menyerahkan hasil investigasi, dokumen-dokumen barang bukti, hingga rekomendasi yang perlu dilakukan pemerintah terkait kasus ini.
Advertisement
"Tadi beliau [Presiden Jokowi] menyampaikan sangat mengapresiasi kerja keras Komnas HAM, juga mengapresiasi kesimpulan yang dibuat oleh komnas HAM," kata Taufan dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Kemenkopolhukam, Kamis (14/1/2021).
Taufan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga akan memberikan arahan yang jelas kepada Kapolri untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Komnas HAM tersebut.
Dia juga berharap bahwa nantinya ada suatu proses peradilan yang akuntabel dan transparan dalam mengungkap kasus ini.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan bahwa diharapkan agar rekomendasi dari Komnas HAM ini benar-benar dijalankan.
"Jadi kesimpulannya tadi Presiden sesudah bertemu lama dengan beliau-beliau bertujuh ini mengajak saya bicara yang isinya itu berharap dikawal agar seluruh rekomendasi yang digubah oleh Komnas Ham itu ditindaklanjuti. ndak boleh ada yang disembunyikan," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (8/1/2021), Komnas HAM mengumumkan hasil investigasinya mengenai kasus kematian enam orang Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.
Anggota Komnas HAM sekaligus Ketua Tim Penyelidikan Peristiwa Karawang, Choirul Anam, mengatakan pihaknya menemukan terdapat enam anggota Laskar FPI yang tewas dalam dua konteks peristiwa berbeda.
Disimpulkan dua anggota FPI meninggal dunia dalam peristiwa saling serempet antara mobil yang mereka pergunakan dengan polisi, hingga terjadi kontak tembak di antara Jalan Internasional Karawang sampai KM 49 Tol Jakarta-Cikampek dan berakhir di KM 50.
Kemudian, empat orang lainnya masih hidup dan dibawa polisi, dan diduga ditembak hingga tewas di dalam mobil petugas saat dalam perjalanan dari KM 50 menuju Markas Polda Metro Jaya.
Komnas HAM menyebut terdapat pelanggaran HAM atas tewasnya empat Laskar FPI yang dilakukan oleh aparat Kepolisian. Untuk itu, Komnas HAM merekomendasikan para pelaku diproses hukum melalui mekanisme pengadilan pidana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Pemimpin Redaksi Media Massa Nasional ke Hambalang
- Terbang ke Malaysia, Presiden Prabowo Temui PM Anwar Ibrahim di Putrajaya
- Pemberlakuan One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Ini Komentar Jasa Marga
- Pagi Ini, Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali dengan Tinggi Letusan hingga 600 meter
- Wisatawan Diimbau Mewaspadai Potensi Gelombang Tinggi di Pesisir Laut Selatan Jawa
Advertisement

Pencarian Wisatawan Korban Laka Laut di Pantai Parangtritis Dilanjutkan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Urai Kemacetan, Polisi Bakal Prioritaskan Lalu Lintas Arus Balik di Sejumlah Jalan Tol
- Ini Waktu Favorit Pemudik Saat Arus Balik Lebaran 2025
- Wisatawan Diimbau Mewaspadai Potensi Gelombang Tinggi di Pesisir Laut Selatan Jawa
- Kemensos Berikan Santunan Bagi Korban Longsor di Pacet, Berikut Daftar Korbannya
- Polda Lampung Terapkan Delay System di Pelabuhan Bakauheni, Ini Tujuannya
- Seorang Anggota TNI AL Bunuh Jurnalis, Keluarga Korban: Layak Dihukum Mati!
- BMKG Terjunkan Tim Pantau Cuaca di Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
Advertisement
Advertisement