Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182, DPR Minta Regulator Tingkatkan Pengawasan

Ilustrasi. Penumpang pesawat berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. - Bisnis.com
14 Januari 2021 08:37 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Komisi V DPR RI meminta pemerintah sebagai regulator untuk aktif dalam meningkatkan pengawasan terhadap keamanan dan keselamatan penerbangan usai terjadinya kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182.

Ketua Komisi V DPR Lasarus mengatakan ada atau tidaknya peringkat bagi maskapai tidak berpengaruh terhadap tingkat keselamatan maskapai. Faktor yang lebih utama adalah regulator meningkatkan pengawasan karena tragedi jatuhnya SJ-182 mempengaruhi citra maskapai Indonesia di mata dunia.

BACA JUGA : Korban Pertama Sriwijaya Air yang Terindentifikasi Adalah Pramugara

Meskipun memang penyebab pasti kecelakaan tersebut belum terungkapkan. Namun, standar keselamatan menjadi hal yang paripurna dan tidak bisa ditawar yang tak bisa diukur hanya melalui peringkat.

"Kecelakaan kemarin [SJ-182] itu kan memang banyak faktor dan belum tahu penyebab pastinya. Tapi mengganggu image kita di luar negeri terkait dengan pengawasan. Standarnya memang harus menjadi premium dan paripurna," kata Lasarus, Rabu (13/1/2021).

Bisnis aviasi di Indonesia kini kembali menjadi sorotan dunia. Ini terjadi setelah pesawat Sriwijaya Air yang mengangkut 62 penumpang dan kru pesawat jatuh di Kepulauan Seribu selang beberapa menit setelah lepas landas.

BACA JUGA : Ini Penyebab Black Box Sriwijaya Air SJ182 Belum Ditemukan

Hal tersebut menandai kecelakaan besar ketiga yang melibatkan maskapai penerbangan di Indonesia selama enam tahun terakhir.

Bahkan berdasarkan Reuters, sebelum kecelakaan itu terjadi, ada 697 korban jiwa di Indonesia selama satu dekade terakhir termasuk kecelakaan pesawat militer dan swasta. Menurut database Jaringan Keselamatan Penerbangan, angka ini menjadikan Indonesia sebagai pasar penerbangan paling mematikan di dunia - di depan Rusia, Iran dan Pakistan

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia