Prabowo Pernah Diundang Acara Resepsi, Tolak Jalur VVIP dan Pilih Antrean Umum

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto seusai salat Jumat di Masjid At-Taqwa, Kemenhan. - Suara.com/Yasir
05 Januari 2021 20:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah cerita unik tentang Menhan Prabowo Subianto diungkapkan secara gamblang oleh Diaz Hendropriyono. Rupanya, Diaz menceritakan tentang kejadian di hari pernikahannya.

Dalam sebuah unggahan di Instagra, ia memperlihatkan cuplikan video pernikahannya pada tahun 2002 lalu. Ketua umum PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia) ini menceritakan sisi lain Prabowo Subianto.

Pada cerita yang disampaikan, Diaz ingin menunjukkan bahwa Prabowo adalah sosok besar yang punya sisi sederhana.

Dijelaskan oleh Diaz, meskipun diundang sebagai tamu VVIP, Prabowo malah memilih untuk bergabung ke dalam antrean umum yang kemungkinan akan diisi 7000 tamu yang hadir pada saat itu.

Baca juga: Santri dan Alumni Ponpes Al Munawir Krapyak Padati Pemakaman Kiai Muhammad Najib

"Iseng nih. Ada peristiwa menarik pada hari pernikahan saya," tulis Diaz dalam kolom komentar salah satu unggahannya di Instagram (5/1/2021).

"Pak Prabowo Subianto (PS) waktu itu hadir ke gedung TMII sebagai undangan, dan dengan cepat langsung diarahkan oleh panitia ke jalur VVIP," lanjutnya.

Bergabungnya Prabowo ke baris antrean tamu umum bukan karena ketidaktahuannya, melainkan karena keinginannya sendiri. Seperti yang diceritakan Diaz, ketika sudah diarahkan ke jalur VVIP, Prabowo justru balik badan dan bergabung ke antrean umum.

Baca juga: Sejumlah Sekolah di Sleman Ini Dinilai Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka dengan Prokes

"Pas sudah sampai di depan panggung, sebelum naik tangga, saya langsung melihat beliau. PS terlihat bingung dan tampak baru sadar bahwa beliau ada di jalur VVIP," katanya.

"Dengan seketika, PS balik badan, dan muter kembali ke belakang, masuk ke jalur 'umum' mulai dari belakang mengantri untuk salaman," lanjut Diaz.

Diaz mengaku heran dengan tingkah Prabowo saat itu. Ia tak habis pikir dengan tindakan Prabowo yang memilih antre di barisan umum untuk bisa bersalaman dengan kedua mempelai.

Dijelaskan pula oleh Diaz, dibutuhkan waktu dua jam bagi tamu di antrean umum untuk bisa sampai di pelaminan.

"Padahal jumlah tamu saat itu lebih dari 7.000 orang dan ada tamu yang bilang bahwa butuh waktu dua jam utk antri sampai ke panggung untuk bersalaman," lanjutnya.

"Begitulah secuil pengalaman yg saya ingat tentang PS," cerita Diaz.

Menanggapi unggahan yang bercerita soal sisi lain Prabowo tersebut, beberapa warganet mencoba untuk mengambil contoh baik dari tindakan yang dilakukan oleh Prabowo.

"Pelajaran dari PS kesabaran akan mendapatkan buah yang manis dan dibuktikan sekarang yang menjadi Menhankam," tulis akun @parlindungan.tobing.7.

"Respect untuk Pak Prabowo Subianto, yang saya salut juga Jendral (Purn) AM Hendro Priyono yang begitu demokratis tak wajib mengarah kan anak nya mengikuti jejak beliau ke militer semoga kelak bisa foto dengan beliau," tulis akun @mercurius86.

"Semoga Pak Prabowo diberi panjang umur. Aku sangat kagum sama beliau yg sangat dermawan..Gak sombong, sopan menghargai orang-orang di sekeliling beliau," tulis waganet lain dengan akun @langgreni123.

Sumber : Suara.com