Advertisement
Tahun Depan, Pemerintah Targetkan Kurangi 2 Juta KK Penerima Bansos Tunai
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy - Bisnis/Abdullah Azzam
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan Pemerintah Pusat memutuskan untuk menurunkan target keluarga penerima manfaat bantuan sosial tunai pada tahun 2021 menjadi sekitar 18 juta KK atau turun sebanyak 2 juta KK dari tahun sebelumnya.
Muhadjir menyebutkan keputusan itu diambil karena capaian keluarga penerima manfaat bantuan sosial tunai pada tahun 2020 hanya sekitar 18 juta KK.
Advertisement
“Untuk bansos tunai itu dari target tahun lalu 20 juta itu hanya tercapai sekitar 18 jutaan karena itu nanti bansos sosial tunai itu akan dikirimkan 18 juta keluarga penerima manfaat,” kata Muhadjir selepas Rapat Terbatas ihwal Persiapan Penyaluran Bantuan Sosial Tahun 2021 di Istana Merdeka pada Selasa (29/12/2020).
Di sisi lain, dia memastikan, target keluarga penerima manfaat untuk Program Keluarga Harapan atau PKH akan tetap seperti tahun 2020 yakni sebanyak 10 juta KK.
Sebelumnya, Pemerintah memastikan akan memperpanjang program Bantuan Sosial Tunai (BST) atau bansos tunai Rp300 ribu pada 2021.
Para penerima bansos tunai Rp300 ribu terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program ini diberikan sebagai insentif atas dampak dari pandemi Covid-19.
Untuk mengetahui status penerima, Anda bisa login ke situs dtks.kemensos.go.id.
Selain diberikan untuk mengatasi dampak pandemi, bansos Rp300 ribu juga merupakan program reguler Kementerian Sosial (Kemensos) yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang belum menerima bansos.
"Koordinasi dengan kepala daerah serta pendamping terlihat sudah cukup bagus, sehingga permasalahan sudah bisa diselesaikan satu per satu," kata Dirjen PFM Asep Sasa seperti dikutip dari situs Kemensos, Senin (28/12/2020).
Ke depannya, dia mengatakan, Kemensos bakal menjalin konsolidasi dengan PT. Pos Indonesia serta disinergikan dengan Aplikasi Omspan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Pengunjung Taman Pintar Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arsenal Diterpa Cedera, Pemain Inti Menepi dari Timnas
- Arus Balik Naik, Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Dibuka Hingga Malam
- Empat Suplemen Alami Bantu Turunkan Kolesterol Jahat
- Harga Emas Hari Ini, UBS dan Galeri24 Anjlok, Antam Stabil
- Lonjakan Arus Balik, Akses ke GT Purwomartani Dipadati Kendaraan
- Arus Balik di Pati Terkendali, Polisi Intensif Patroli
- Klaim-klaim AS Soal Iran Disebut Hoaks, Hanya untuk Tenangkan Pasar
Advertisement
Advertisement







