Advertisement
Propam Polri Bentuk Tim Khusus untuk Selidiki Penembakan 6 Laskar FPI
Ilustrasi - JIBI/Nurul Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Divisi Profesi dan Pengamanan Polri membentuk tim khusus beranggotakan 30 personel.
Mereka bertugas melakukan investigasi terkait kasus penembakan oleh oknum anggota Polda Metro Jaya terhadap enam orang Laskar FPI.
Advertisement
Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo memastikan pihaknya akan mengusut tuntas penembakan yang dilakukan anggota Intel Polda Metro Jaya terhadap enam orang Laskar FPI di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50.
Menurut Sambo Propam Polri akan mendalami apakah anggota Intel Polda Metro Jaya tersebut melanggar SOP yang tertuang di Perkap Nomor 8 Tahun 2009 terkait insiden penembakan tersebut.
"Saat ini kami membentuk tim untuk melakukan pengawasan dan pengamanan terkait tindakan anggota di lapangan, apakah sudah sesuai dengan Perkap Nomor 8 Tahun 2009 atau belum," tutur Sambo, Selasa (8/12/2020).
Sambo menjelaskan pihaknya bakal melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah oknum anggota Intel Polda Metro Jaya terkait peristiwa tersebut.
Dia menjamin Propam Polri transparan dalam mengusut tuntas perkara penembakan tersebut.
"Nantinya akan kami cek administrasinya, kami cek TKP kejadiannya seperti apa," kata Sambo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Jumat 24 April 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- IAKMI: Minum 8 Gelas Air Lawan Panas El Nino
- Panggilan Palsu 119 di Sleman Capai 40 Persen
- Kejagung Tambah 3 Tersangka Korupsi Pertambangan PT AKT di Kalteng
- Sengketa Tanah di Kulonprogo, Petani Diusir dari Lahan Sendiri
- Setelah Ambulans, Damkar Sleman Juga Disasar Laporan Fiktif DC Pinjol
- Khalid Basalamah Tegaskan Tak Kenal Tersangka Korupsi Kuota Haji Yaqut
- KPK Periksa 20 Pejabat Tulungagung Terkait Dugaan Pemerasan
Advertisement
Advertisement








