Advertisement
Ingin Dapat Vaksin Covid-19 Gratis, Warga Rusia Cukup Daftar Online
Seorang perawat memperlihatkan sebuah kotak dengan vaksin Rusia "Sputnik-V" melawan penyakit Covid-19 disiapkan untuk suntikan dalam tahap uji coba pasca-pendaftaran di sebuah klinik di Moskow, Rusia, Kamis (17/9/2020). - Antara/Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah Kota Moskwa pada Jumat (4/12/2020) meluncurkan layanan vaksinasi Covid-19 bagi warga. Peluncuran itu dilakukan dua hari setelah Presiden Vladimir Putin menyerukan vaksinasi skala besar.
Sputnik V, salah satu dari dua vaksin buatan Rusia yang telah menerima izin penggunaan di Rusia meskipun uji klinis tidak lengkap, membutuhkan dua suntikan.
Advertisement
Uji coba sementara menunjukkan vaksin Sputnik 92 persen efektif melindungi manusia dari Covid-19.
Sepuluh vaksin sedang dikembangkan di Rusia, kata Anna Popova, Kepala Pengawas Kesehatan Konsumen Rospotrebnadzor, pada Kamis (3/12/2020) seperti dikutip kantor berita TASS.
Penduduk Moskow bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksinasi gratis di 70 titik di sekitar kota dan janji sudah mulai bisa dibuat untuk Sabtu (6/12/2020), demikian informasi yang tertera di situs wali kota.
Pada awalnya, pembuatan janji hanya tersedia bagi para pekerja sosial, dokter, dan guru berusia antara 18 dan 60 tahun, baik di lembaga negara maupun swasta.
Sekarang, setiap penduduk Moskow yang memiliki akun daring dapat membuat janji pertemuan untuk divaksinasi. Namun, situs pemkot menyebutkan bahwa orang-orang harus menunjukkan bukti pekerjaan untuk dapat membuat janji vaksinasi.
"Untuk para warga Moskow lainnya, vaksinasi gratis akan tersedia nanti," demikian disebutkan dalam situs itu.
Inggris telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 yang berbeda, yaitu hasil pengembangan Pfizer Inc dan BioNTech, yang rencananya akan diluncurkan mulai awal pekan depan.
Rusia pada Jumat (4/12/2020) melaporkan 27.403 kasus Covid-19. Jumlah itu turun kembali dari rekor tertinggi pada Kamis.
Lebih dari 20.000 orang di Moskow telah menerima suntikan Sputnik V, yang 273 di antaranya adalah mereka yang sakit Covid-19, kata Wakil Wali Kota Moskow Anastasia Rakova seperti dikutip kantor-kantor berita Rusia.
Rakova mengatakan, Â kementerian pertahanan dijadwalkan menerima 100.000 dosis vaksin pada Desember, cukup untuk memvaksinasi 50.000 personel militer.
Rusia tidak memberlakukan karantina wilayah selama gelombang kedua pandemi, dan lebih memilih menerapkan pembatasan sosial secara terarah di berbagai wilayah.
Dengan 2.402.949 kasus infeksi Covid-19, posisi Rusia di dunia berada di bawah Amerika Serikat, India, dan Brasil.
Sejak Covid-19 muncul, 42.176 orang di Rusia meninggal karena karena pandemi itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
Advertisement
Jadwal Bus Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 17 Maret
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Kota Hari Ini Senin 16 Maret
- Richarlison Gagalkan Kemenangan Liverpool, Spurs Curi Poin di Anfield
- Harga Emas Antam Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Turun Rp5.000 Per Gram
- Tol Jogja Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Pangkas Waktu 30 Menit
- Jadwal Bus KSPN Malioboro ke Pantai Parangtritis Senin 16 Maret 2026
- Serangan Udara Pakistan Hantam RS di Kandahar, Ketegangan Meningkat
- Mendag Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement








