Advertisement
FPI: Pemerintah Tak Perlu Repot Istimewakan Habib Rizieq
Habib Rizieq Shihab (kedua kanan) menyapa massa yang menyambutnya di Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam Aziz Yanuar meminta pemerintah tidak perlu repot-repot mendatangi Rizieq Shihab untuk melakukan tes swab.
Aziz memastikan bahwa pihaknya sudah memiliki tim dari HILMI dan Mer-C untuk melakukan tes swab terhadap Rizieq.
Advertisement
Dia juga menegaskan bahwa Rizieq dalam keadaan sehat walafiat.
"Beliau sehat wal afiat bugar, dan untuk swab dan lain-lain itu kami ada tim dari HILMI dan MER-C, jadi pemerintah tidak perlu repot dan mengistimewakan HRS dan FPI," kata Aziz saat dihubungi JIBI/Bisnis, Minggu (22/11/2020).
BACA JUGA : Pencopotan Baliho Rizieq dan Pembubaran FPI oleh TNI
Ucapan Aziz ini menyusul pernyataan pihak Polsek Tanah Abang yang mengaku bahwa satpol PP, pihak TNI, dan Kepolisian ditolak saat mendatangi kediaman Rizieq untuk melakukan tes swab.
Aziz mengatakan apabila alasan kedatangan pihak-pihak tersebut adalah kesehatan dan kemanusiaan, dia menyarankan agar pemerintah memperhatikan klaster Mabes Polri.
BACA JUGA : Pengamat: Permintaan Pangdam Jaya untuk Bubarkan FPI
"Di mana Gusnur dkk ditahan tempo hari dan sudah dua kali dimohonkan penangguhan dengan alasan kesehatan dan penyebaran Covid-19 karena Gus Nur dkk ditahan bersama para tahanan yang positif Covid- 19," kata Aziz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Satpol PP Bantul Sita 26 Botol Miras Oplosan di Dua Kapanewon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polres Bantul Sita 72 Botol Miras Ilegal di Banguntapan Bantul
- Dosen UGM Raih Penghargaan Austria Berkat Nano Jinten Hitam
- Jarang Diketahui, Ini Sumber Vitamin C Lebih Tinggi dari Jeruk
- Almarhum Ustaz Jazir Dianugerahi Penghargaan Inovator Manajemen Masjid
- Tanah Longsor Terjang Kokap Kulonprogo, Dua Rumah dan Jalan Terdampak
- Risiko Digital Anak Meningkat, Pemerintah Terapkan Regulasi Baru
- Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal Dua Per Penumpang
Advertisement
Advertisement








