Cerita Sukarelawan yang Disuntik Vaksin Corona

Ilustrasi vaksin virus Corona - Antara/Reuters
12 November 2020 15:07 WIB Syaiful Millah News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Seorang sukarelawan yang disuntik vaksin virus Corona penyebab Covid-19 dari Pfizer dan BioNTech mengaku  mual dan pusing seusai menerima suntikan tersebut.

Kendati begitu, efek yang dirasakan tersebut sementara saja. Glenn Deshields yang berusia 44 tahun berasal dari Austin, Texas, mengungkapkan kondisi kesehatan yang kurang baik hanya muncul dalam jangka pendek.

Menurut laporan Express UK, Kamis (12/11/2020), beberapa orang yang tertular Covid-19 memiliki kemiripan saat disuntik vaksin flu. Efek sampingnya termasuk sakit kepala dan nyeri otot.

Sementara itu, sukarelawan lain, Carrie berusia 45 tahun dari Missouri mengatakan dirinya merasakan sakit kepala, demam, dan nyeri tubuh setelah mendapatkan suntikan pertamanya pada September 2020.

Carrie melanjutkan bawa efek sampingnya meningkat setelah dosis keduanya pada bulan lalu. Penting untuk dicatat bahwa percobaan ini buta ganda, artinya para peserta tidak tahu apakah mereka menerima vaksin atau plasebo.

Deshields bahkan mengalami gejala seperti mabuk. Guncangan pada sistem kekebalan membuatnya yakin tentang vaksin tersebut. Kendati mengalami berbagai efek samping, dia mengatakan tetap bersemangat dengan berita tentang efektivitas vaksin yang diumumkan awal pekan ini.

“Kakek saya, salah satu kenangan pertamanya adalah lonceng yang berdering ketika Perang Dunia Pertama berakhir. Itu adalah perang yang mengerikan dan orang senang itu telah berakhir. Kini saya merasakan hal yang saya, saya merasa seperti itu. Syukurlah ini akan berakhir suatu saat,” katanya.

Jika lolos dari semua pemeriksaan keamanan, vaksin Corona akan memiliki implikasi yang sangat besar untuk menghentikan pandemi Covid-19.

Namun demikian, pertanyaan kritis masih tetap ada tidak terkecuali terkait kemanjuran jangka panjang dari vaksin tersebut dan efek samping yang ditimbulkan. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia