Advertisement
BEM Nusantara Siapkan Tim Advokasi untuk Uji Materi UU Cipta Kerja
Demonstrasi mahasiswa menolak UU Cipta Kerja - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara membentuk tim advokasi untuk pengajuan judicial review atau uji materi UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi.
"Terkait dengan tanggal judicial review, kami menunggu kesiapan tim yang sudah dibentuk. Kapan sekiranya sanggup? Kami langsung berangkat menuju judicial review," kata Koordinator Pusat BEM Nusantara Hengky Primana dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Hal tersebut disampaikan Hengky dalam pertemuan membahas UU Cipta Kerja yang diikuti perwakilan koordinator daerah di Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya pada Rabu (11/11/2020).
Permasalahan UU Cipta Kerja, kata dia, tidak berhenti meskipun sudah ditandatangani Presiden Jokowi karena masyarakat dari berbagai elemen terus memperjuangkan hak rakyat, salah satunya BEM Nusantara.
Oleh karena itu, BEM Nusantara sengaja berkumpul untuk membahas terkait dengan UU Cipta Kerja yang hanya diikuti oleh perwakilan koordinator daerah karena masih situasi pandemi Covid-19.
"Hari ini tidak mengajak seluruh kampus yang hadir karena kita tahu ada Covid-19 yang menghalangi kami," kata Hengky.
Selain itu, BEM Nusantara juga berencana untuk menyurati dan bertemu Presiden Jokowi. Dia pun berharap Presiden mendengar suara rakyat yang diwakili BEM Nusantara.
"Mudah-mudahan Presiden bisa ketemu dengan kami. Bagaimana nanti mahasiswa memberikan solusi, bukan hanya mengkritisi, memberikan pandangan solusi dari segi kemahasiswaan kepada Presiden RI Joko Widodo," ujarnya.
Namun, kata dia, solusi yang akan disampaikan itu masih didiskusikan sehingga sementara ini belum dapat dijelaskan secara gamblang sebelum solusi yang dibawa itu benar-benar matang.
"Kami coba dahulu menunggu waktu Presiden dan kami sampaikan solusi-solusi terkait dengan bangsa dan negara," ungkapnya.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
- KPK Panggil Mantan Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Suap Jalur Kereta
Advertisement
Mudik Lebaran Jogja Diprediksi Diserbu 8 Juta Lebih Pemudik
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tips Menjaga Ginjal Tetap Sehat Saat Puasa, Cukupi Minum 68 Gelas Air
- Perang Iran vs AS-Israel Bikin Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam
- Polres Bantul Razia Miras di Trirenggo, 60 Botol Ciu Berhasil Disita
- Hindari Konflik, Eksportir DIY Alihkan Jalur Ekspor ke Luar Suez
- Axioo Pongo Creator Club Bersama ELS.ID Sambangi Jogja
- BGN Wajibkan SPPG Unggah Menu Makan Bergizi Gratis di Media Sosial
- RSUD Saras Adyatma Bantul Siaga Hadapi Lonjakan Wisatawan Lebaran
Advertisement
Advertisement








