Advertisement
Ngeri! Kerugian Akibat Serangan Siber Dunia Tembus US$5 Triliun
Ilustrasi - youtube
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kerugian akibat serangan siber secara global menembus angka yang fantastis.
Chairman lembaga riset siber Indonesia Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha memperkirakan kerugian secara global atas serangan siber bisa menembus angka US$5 triliun.
Advertisement
“Ini terlihat dari rata-rata kerugian setiap perusahaan di Amerika Serikat [AS] dan Eropa yang memiliki pegawai di bawah 1.000 orang memiliki kerugian rata-rata tiap serangan malware sebesar US$133.000. Ini angka yang sangat tinggi,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (9/11/2020).
Baca juga: Turunkan Risiko Kanker dengan Mengkonsumsi 7 Makanan Ini
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa penggunaan data juga seringkali digunakan sebagai salah satu pertimbangan sebelum berinvestasi di sebuah negara sehingga implikasi akan kebocoran data memiliki pengaruh pada investor.
Namun, dia menyayangkan bahwa hingga saat ini masyarakat masih melihat ada kecenderungan bila belum menjadi korban atau belum kehilangan uang dalam proses transaksi elektronik, mereka lebih acuh.
“Karena itu dalam kasus kebocoran data Tokopedia misalnya, masyarakat juga tidak terlalu ambil pusing. Padahal resiko akun email dan media sosial serta lokapasar mereka diretas menjadi lebih besar, karena data pribadi yang terekspos dengan bebas di internet,” katanya.
Baca juga: Sampai Rp175 juta per Malam, Ini 5 Hotel Termahal di Indonesia
Dia pun mengatakan bahwa urgensi saat ini memang penyelesaian UU Perlindungan Data Pribadi, sehingga Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) punya kewajiban membuat sistem yang kuat dan sistem mitigasi yang baik.
“Tanpa UU PDP, para PSTE ini akan menjalankan sistem dengan tidak memaksimalkan sisi keamanan, akibatnya akan terus menerus terjadi serangan yang berhasil merusak sejumlah PSTE,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kepuasan Publik ke Trump Turun, Dipicu BBM dan Konflik Iran
- Guru Besar UIN: Kasus Penyiraman Aktivis Harus Dilihat sebagai Oknum
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
Advertisement
Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik 2026, Contraflow Diberlakukan di Tol Japek Arah Jakarta
- Yaqut Kembali ke Rutan Setelah Lebaran di Rumah
- Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Bantul Diperbolehkan Tidak Masuk Kantor
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Arus Balik di Jagorawi dan Jakarta -Cikampek, Ini Pengaturannya
- Harga BBM Tertekan Irlandia Siapkan Langkah Cepat
- Pasokan Solar untuk Petani Mulai Dibatasi di Inggris
Advertisement
Advertisement







