Advertisement

Peti Berlogo PLN Dipakai untuk Selundupkan 156 Kg Ganja

Newswire
Jum'at, 06 November 2020 - 08:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Peti Berlogo PLN Dipakai untuk Selundupkan 156 Kg Ganja Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian memimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus penyelundupan narkoba jenis ganja, Selasa (5/11/2020)./Antara - HO/Humas Polrestro Jaktim

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pihak aparat kepolisian berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dengan menggunakan peti berlogo instansi pemerintah.

Aparat Polrestro Jakarta Timur menyita 156 kilogram ganja siap edar yang diduga diselundupkan menggunakan peti jasa ekspedisi berlogo Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke Jakarta.

"Pelaku mengemas ganja dalam kotak kayu berlogo PLN, seolah-olah barang tersebut kiriman dari PLN dan Telkomsel untuk mengelabui petugas ekspedisi," kata Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap tiga pelaku pengedar yang berkaitan dengan modus tersebut.

Penangkapan tersangka berawal dari informasi pihak jasa pengiriman di wilayah Jakarta Timur terhadap paket mencurigakan yang berasal dari Aceh pada Rabu (7/10/2020).

"Setelah didapati paket tersebut berisi ganja, petugas segera membongkar peti kayu tersebut," katanya.

Dari hasil penyelidikan, kata Arie, tiga tersangka yakni FS, 25, MR, 25, dan MI, 20, ditangkap petugas di Jalan Sirtu Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis.

Petugas juga menyita dua buah peti kayu berlogo PLN di bagian penutup. Pada bagian dalam terdapat 103 bungkus ganja yang dilakban coklat seberat 156 kilogram.

"Harga satu kotak ini Rp5 juta seberat satu kilogram. Yang jelas dilihat dari jumlahnya mereka adalah pengedar atau bandar," ujar Arie.

Advertisement

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Pantai Ngobaran Jadi Simbol Toleransi Beragama di Pesisir Selatan Jawa

Gunungkidul
| Kamis, 29 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement