Minggu Puncak Arus Balik Jalur Udara, Estimasi Penumpang 100.000 Orang

Calon penumpang pesawat berada di kawasan Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (6/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf
01 November 2020 20:17 WIB Rinaldi Mohammad Azka News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mengungkapkan puncak arus balik libur panjang akan terjadi pada Minggu (1/11/2020), dengan estimasi arus penumpang hingga 100.000 orang.

VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan memproyeksikan arus mudik di sektor udara akan terjadi pada hari ini.

BACA JUGA : Soal Larangan Mudik, Pakar: Daerah Perlu Antisipasi Warga

"Kami juga memprediksi bahwa Minggu, 1 November ini merupakan puncak arus balik libur panjang Maulid Nabi, setelah sebelumnya diinformasikan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 28 Oktober dengan trafik penumpang sebanyak 103.506 orang," jelasnya kepada Bisnis, Minggu (1/11/2020).

Lebih lanjut, trafik puncak arus balik pada seluruh bandara Angkasa Pura I diprediksi tidak jauh berbeda dengan jumlah trafik pada puncak arus mudik, sekitar 100.000 penumpang, dengan trafik penumpang tertinggi terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Adapun data trafik penumpang di 15 bandara Angkasa Pura I pada masa libur panjang Maulid Nabi yaitu pada 28 Oktober sebanyak 103.506 penumpang, 29 Oktober sebanyak 84.496 penumpang, 30 Oktober sebanyak 73.077 penumpang.

Sejak awal Maret, untuk mendukung penerapan physical distancing, Angkasa Pura I juga menerapkan layanan pelanggan virtual (virtual customer service) di 12 bandaranya. Layanan pelanggan virtual yang dimaksud adalah layanan petugas customer service yang tidak berhadapan langsung secara fisik dengan pengguna jasa bandara, namun melalui perangkat layar monitor.

Petugas customer service yang semula bertugas memberikan layanan informasi kepada pengguna jasa bandara di gerai customer service, kini ditempatkan secara terpusat di Airport Operation Control Center (AOCC) dengan fasilitas layanan menggunakan teknologi teleconference.

"Dengan dihadirkannya layanan pelanggan virtual ini, kami berharap pengguna jasa bandara dapat terlayani dengan nyaman dan tanpa rasa khawatir ketika berhadapan dengan petugas customer service kami," tambah Direktur Utama AP I Faik Fahmi.

Untuk memeriksa suhu tubuh dan detak jantung penumpang dan calon penumpang yang ada di bandara, Angkasa Pura I bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan menyediakan thermal scanner pada pintu kedatangan.

Jika terdapat penumpang atau calon penumpang yang terdeteksi bersuhu badan lebih dari 38 derajat celcius, maka penumpang tersebut akan ditangani oleh Tim KKP dan dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Untuk meminimalisir kontak fisik saat pemeriksaan boarding pass, Angkasa Pura I menyediakan fasilitas boarding pass scanner, yang saat ini baru terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Fasilitas ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi penumpang untuk dapat secara otomatis melakukan pemindaian boarding pass penumpang tanpa harus mengantri di tempat scanning manual.

Fasilitas ini dapat dipergunakan oleh penumpang yang membawa boarding pass dalam bentuk tercetak, ataupun masih dalam bentuk soft file dalam smartphone. Melalui fasilitas ini, kontak fisik dengan orang diminimalisir dan dapat mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

“Penerapan teknologi yang dapat mengurangi risiko penyebaran Covid-19 ini merupakan komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penumpang yang sedang melakukan perjalanan udara pada masa adaptasi kebiasaan baru,” tambahnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia