Link CCTV Pantau Demo Jakarta Hari Ini, 27 Agustus 2026
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.
Gus Miftah/Instagram @gusmiftah
Harianjogja.com, JAKARTA - Pendakwah Gus Miftah mempertanyakan sikap pemerintah termasuk Presiden Jokowi yang belum memberikan kritikan langsung atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyudutkan umat islam.
Macron memicu kritikan setelah menyampaikan pernyataan dengan mengatakan Islam adalah agama yang mengalami krisis di seluruh dunia.
Menurutnya, seharusnya pemerintah termasuk Jokowi segera menegur dan menekan Presiden Macron untuk meminta maaf pada seluruh umat islam di dunia.
Apalagi, katanya, reaksi umat Islam tidak berlebihan, karena sudah ada penghinaan bagi nabi Kami muhammad saw.
"Maka sekali lagi dear pemerintah khususnya presiden tegur presiden prancis dan tegur untuk minta maaf. karena kalau ini tidak idlakukan maka umat islam di indonesia justru akan curiga kebapa pemerintah tidak mengambil langkah ini. Sehingga ada anggapan bahwa umat Islam hanya digunakan untuk kepentingan politik belaka. sekali lagi tuntut presiden Prancis untuk meminta maaf pada umat islam," ujarnya.
Begini pernyataan lengkap Gus Miftah di akun instagramnya
Sudah hampir satu pekan, presiden Prancis Macron menghina umat islam mengatakan Islam sebagai agama krisis.
Padahal reaksi umat Islam saat itu bagi saya tidak berlebihan, karena sudah ada penghinaan bagi nabi Kami muhammad saw. dan kemudian sampai hari ini saya melihat belum ada reaksi apapun dari pemerintah Indonesia.
Maka dear pemerintah, saya Gus Miftah, orang yang memilih pemerintah ini memohon kepada pemerintah untuk memberi peringatan pada presiden Prancis, untuk menegur dan menekannya supaya minta maaf kepada umat islam di dunia.
Karena kami merasa sakit hati ketika Nabi kami dihina dan reaksi presiden Prancis justru menyalahkan agama kami.
Maka sekali lagi dear pemerintah khususnya Presiden tegur presiden Prancis dan tegur untuk minta maaf. karena kalau ini tidak idlakukan maka umat islam di Indonesia justru akan curiga kenapa pemerintah tidak mengambil langkah ini.
Sehingga ada anggapan bahwa umat Islam hanya digunakan untuk kepentingan politik belaka. sekali lagi tuntut presiden Prancis untuk meminta maaf pada umat islam. Assalamualaikum Warahmatullah wabarakatuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.