IPK di Bawah 3, Mahasiswa Penerima Beasiswa Sukoharjo Terancam Gugur
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Perubahan iklim
Harianjogja.com, JAKARTA – Kenaikan suhu Bumi tidak hanya berdampak pada naiknya temperatur bumi tetapi juga mengubah sistem iklim yang mempengaruhi berbagai aspek perubahan alam dan kehidupan manusia.
Hal tersebut dijelaskan melalui website Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dikutip pada Selasa (27/10/2020).
Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada bulan September 2020 Indonesia berada pada perubahan iklim ekstrem.
Melalui pengumpulan data dari 89 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata bulan September 2020 adalah 27,2°C.
Suhu ini naik 0,6 C dibandingkan dengan suhu rata-rata bulan September periode 1981-2010 di Indonesia yaitu sebesar 26,6°C.
Anomali suhu udara di Indonesia September 2020 ini merupakan anomali tertinggi ketiga sepanjang periode data pengamatan.
Meningkatnya suhu udara, konsentrasi gas karbondioksida dan gas-gas lainnya di atmosfer akan menyebabkan efek rumah kaca dijelaskan Kementerian LHK.
Efek rumah kaca atau juga dikenal dengan perubahan iklim ini disebabkan oleh berbagai kegiatan manusia seperti emisi bahan bakar fosil, perubahan fungsi lahan, limbah dan juga kegiatan-kegiatan industri.
Ada beberapa dampak dari perubahan dari perubahan iklim adalah:
- Menurunnya kualitas air
Kualitas sumber daya air akan turun seiring dengan tingginya curah hujan dan kenaikan suhu membuat air bersih mengandung klorin yang biasanya berbahaya apabila tertelan, terhirup, atau terpapar kulit secara langsung.
- Berkurangnya kuantitas air
Walaupun perubahan cuaca memicu tingginya curah hujan tetapi tidak dengan kuantitas air. Hal in0dikarenakan dengan tingginya curah hujan kemungkinan air akan langsung kembali ke laut tanpa sempat tersimpan dalam sumber air bersih untuk digunakan manusia.
Dampak ini kemudian membawa kepada dampak selanjutnya yaitu gagal panen, cuaca ekstrim, dan juga meningkatnya wabah penyakit.
Sebagian besar aspek perubahan iklim akan bertahan selama berabad-abad bahkan jika emisi gas rumah kaca dapat dihentikan.
Pada zaman es terakhir kurang lebih 120.000 tahun yang lalu suhu dunia naik 2°C yang menyebabkan permukaan air laut naik 5 hingga 10 meter karena melelehnya lapisan es.
Kenaikan suhu seperti yang dilaporkan BMKG ini salah satu hal yang kemudian ada istilah krisis iklim yang saat ini kita rasakan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Presiden Prabowo menargetkan obat generik murah tersedia dalam satu tahun. Saat meresmikan RSUD di Lampung, ia juga menegaskan layanan kesehatan harus bebas
Uber membuka pendaftaran robotaxi di London bersama Wayve. Layanan taksi otonom berbasis AI menggunakan Ford Mustang Mach-E dan segera beroperasi.
BPN Kulonprogo kembali membayar uang ganti rugi Tol Jogja-YIA pada Juni 2026. Sebanyak 149 bidang tanah di Pengasih menerima UGR dengan nilai mencapai Rp248,86
Harga Pertamax naik signifikan. Simak cara cek status barcode Pertalite secara online, penyebab pengajuan ditolak, dan fungsi barcode dalam Program Subsidi Tepa
UGM mulai menerapkan penjenuhan cairan basa dengan air kapur di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Metode ini ditujukan untuk menekan bakteri Clostridium.