Meski Sukarelawan Sakit, AstraZeneca Diizinkan Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19 dari AS

Logo AstraZeneca Plc terpampang di gedung perusahaan farmasi itu di Cambridge, Inggris, Senin (8/6/2020). - Bloomberg/Jason Alden
24 Oktober 2020 23:07 WIB Annisa Margrit News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – AstraZeneca Plc mendapat izin dari Pemerintah AS untuk melanjutkan uji coba vaksin Covid-19.

Bloomberg melaporkan, Sabtu (24/10/2020), perusahaan farmasi asal Inggris itu menghentikan sementara uji coba vaksinnya setelah seorang sukarelawan vaksin jatuh sakit. Menurut sumber yang tidak disebutkan identitasnya, regulator kesehatan AS sudah memberikan lampu hijau bagi AstraZeneca, yang dalam uji coba ini bekerja sama dengan Oxford University, untuk melanjutkan risetnya.

Terkait kabar ini, AstraZeneca menolak berkomentar, sedangkan Food and Drug Administration (FDA) AS belum memberikan respons.

Pada September 2020, salah seorang sukarelawan uji coba yang dilakukan perusahaan itu menderita sakit, yang tidak diketahui jenisnya. Hal itu memunculkan kekhawatiran terhadap vaksin yang sedang dikembangkan maupun masa depan riset perusahaan.

Kasus seperti ini bukan yang terakhir terjadi. Baru-baru ini, seorang relawan di Brasil meninggal. Namun, diketahui bahwa yang bersangkutan belum menerima suntikan vaksin.

Insiden serupa terjadi pada uji coba yang digelar perusahaan lain. Pada pertengahan Oktober 2020, Johnson & Johnson mengumumkan penundaan uji coba vaksin Covid-19 setelah seorang peserta jatuh sakit.

AstraZeneca merupakan salah satu perusahaan farmasi yang unggul secara global dalam perlombaan mengembangkan vaksin Covid-19, bersama Pfizer Inc. dan Moderna Inc.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia