Advertisement
Uang Pedagang di Embung Langensari Raib Digondol Pembeli
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Seorang pedagang di objek wisata Embung Langensari, Gondokusuman, Jogja terpaksa harus menelan pil pahit. Uang yang berada di dalam tasnya raib digondol salah satu pembelinya. Uang jutaan rupiah yang dimiliki korban di dalam tas terpaksa harus berpindah tangan.
Keponakan korban yakni Citra Ramadhani, 29, warga Jogja mengatakan jika kejadian malang yang dialami oleh tantenya tersebut terjadi pada Senin (19/10/2020) malam lalu. Kejadian dugaan pencurian sendiri terjadi pada sekitar pukul 18.30 WIB.
Advertisement
Baca juga: Begini Rasanya Naik Bus Malioboro-Parangtritis: Perjalanan 1,5 Jam Tak Terasa
"Kebetulan Bude saya yang jualan makanan di dekat Embung Langensari, Gondokusuman, Jogja. Pada waktu itu kebetulan sedang melayani pembeli yang memesan makanan dengan jumlah yang banyak," ujar Citra saat dikonfirmasi pada Jumat (23/10/2020).
Tante Citra awalnya tidak mencurigai si pembeli yang nantinya justru akan mengambil uang yang dimilikinya. Pembeli yang datang seorang diri tersebut memesan makanan dengan jumlah yang banyak. Korban sibuk membungkus makanan dan cenderung kurang memperhatikan barang berharga yang dimilikinya.
"Bude saya cenderung senang mendapatkan pesanan yang banyak dari pembeli ini. Ia tida memiliki rasa curiga terhadapnya. Bude saya sibuk membungkus makanan yang dipesan. Akhirnya tidak begitu memperhatikan pembeli dan barang berharga yang dimilikinya," terang Citra.
Baca juga: Pilkada di Tengah Pandemi, KPU Bantul Pasang Target Partisipasi Tinggi
Lebih lanjut, Citra mengatakan jika budenya baru mengetahui jika yang tas yang ada di loker gerobak jualannya raib setelah pembeli pergi meninggalkan warung. Sebelumnya, pembeli bahkan sempat membayarkan makanan yang dipesannya terlebih dahulu.
"Bude saya baru tersadar ketika pembeli tersebut pergi meninggalkan warung. Ia tidak memiliki rasa curiga karena pembeli tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Kebetulan pembeli tersebut seorang perempuan. Bude saya juga sempat menanyakan pedagang lainnya," ungkapnya.
Berdasarkan penuturan dari budenya, pembeli datang menggunakan sepeda motor matik warna putih. Sayangnya, korban tidak mengingat nomor pelat kendaraan bermotor milik pembeli.
"Keadaan waktu itu memang sedang sepi. Bude saya tidak ingat betul nomor pelat kendaraan bermotor milik pembeli. Hanya saja dia (pembeli) datang sendirian," sambung Citra.
Atas insiden pencurian, korban kehilangan uang senilai Rp5 juta. Selain uang, ada ATM dimana di dalamnya terdapat uang untuk sekolah anaknya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gondokusuman, Kompol Bonifasius Slamet menjelaskan bahwa pihaknya belum mendapat laporan atas dugaan pencurian yang dialami oleh korban.
"Jika memang ada yang dirugikan segera melaporkan ke polsek terdekat. Belum ada laporan dari korban," terang Boni.
Masyarakat yang berjualan di sekitar Embung Langensari diimbaunya agar lebih berhati-hati dan waspada ketika menemukan pelanggan dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Kawasan tersebut kerap dilalui kendaraan saat malam hari. Banyak pedagang yang masih berjualan hingga malam.
"Meski kita tidak tahu niatnya seperti apa, kewaspadaan harus selalu diutamakan. Imbauannya baik pedagang dan masyarakat lebih waspada terhadap orang yang datang," pungkas Boni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ribuan Ikan Mati di Sungai Belik Pandes, Tercemar Limbah IPAL
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Kemendikdasmen Tindak Tegas Pengawas TKA yang Rekam Soal Ujian
- Jadwal KRL Solo-Jogja 20 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
- Jadwal KRL Jogja-Solo 20 April 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
- Kemarau Mendekat, Akses Air Bersih di Gunungkidul Digenjot
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Senin 20 April 2026
- Geng Remaja di Bantul Diduga Culik dan Siksa Korban hingga Tewas
- Meta Pangkas Karyawan, Sinyal Perubahan Besar Industri
Advertisement
Advertisement







