Lumbung Jogo Tonggo, Wujud Gotong Royong Warga Kramat Selatan Hadapi Pandemi Covid-19

Walikota Magelang Sigit Widyonindito (baju merah) dalam agenda Mlaku-mlaku Tilik Kampung 2020 di Kelurahan Kramat Selatan, Kamis (22/10/2020). - Ist/dok Prokompim Pemkot Magelang
23 Oktober 2020 15:37 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG - Kesadaran warga Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang dalam menghadapi Pandemi Covid-19 patut diteladani.

Mereka mengelola Lumbung Siaga Jogo Tonggo dengan semangat gotong-royong membantu masyarakat, khususnya yang terdampak Covid-19. Lurah Kramat Selatan Edi Priyambudi menyebutkan konsep Lumbung Siaga Jogo Tonggo ini hampir sama dengan lumbung zaman dulu.

"Hanya bedanya bahan makanan pokok yang sudah terkumpul langsung dibagikan," katanya, ketika menyambut kedatangan Walikota Magelang Sigit Widyonindito dalam agenda Mlaku-mlaku Tilik Kampung 2020, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Begini Rasanya Naik Bus Malioboro-Parangtritis: Perjalanan 1,5 Jam Tak Terasa

Ia menjelaskan, warganya mengandalkan kearifan lokal untuk mencegah penyebaran virus corona. Satgas Jogo Tonggo yang telah terbentuk di 11 RW di Kramat Selatan, mampu bergerak sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Satgas di antaranya bertugas mengkampanyekan dan memantau penerapan protokol kesehatan di lingkungan tersebut, di antaranya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Kramat Selatan terdiri dari 11 RW dan 61 RT. Satgas Jogo Tonggo ini sebenarnya telah terbentuk embrionya sejak awal pandemi lalu. "Yang membuat kami bangga, adalah masyarakat yang senantiasa kompak dan disiplin," tambahnya.

Inovasi warga Kramat Selatan inipun mendapat sanjungan dari orang nomor satu di Kota Magelang Sigit Widyonindito, yang langsung terjun ke lapangan untuk memberikan motivasi, mengecek situasi, dan kondisi masyarakatnya di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

Baca juga: CDC Laporkan Temuan Terbaru, Covid-19 Bisa Menular Dalam Waktu Satu Menit

Sigit mengatakan kegiatan Mlaku-mlaku Tilik Kampung ini dalam rangka menyerap aspirasi di tengah masyarakat. "Sudah kita kelilingi wilayah ini juga turut disalurkan bantuan sembako bagi warga yang terkena dampak pandemi Covid-19," katanya.

Menurut Sigit, pihaknya sengaja menyalurkan bantuan dengan mendatangi secara langsung rumah-rumah warga. Upaya ini dilakukan agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.

"Ada 100 paket tadi sudah disalurkan sembari berkeliling. Karena ini akan lebih efektif sekaligus menjaga jarak dari pada mengumpulkan warga dalam satu tempat," imbuhnya.

Ia juga meminta warganya untuk senantiasa bersabar, di masa sulit akibat pandemi ini. Kedatangannya di tengah-tengah warga, dalam rangka membangkitkan semangat masyarakat agar senantiasa berusaha bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.

"Semoga sealu diberikan kesabaran dan tetep semangat. Yang penting sehat. Pemerintah begitu serius menangani pandemi ini, buktinya Kota Magelang sekarang menduduki peringkat kedua terendah se-Jawa Tengah. Artinya, strategi yang kita terapkan ini sudah baik," ucapnya.

Sigit juga berkali-kali menyanjung warga Kramat Selatan yang terus kreatif. Selain itu, masyarakat setempat dinilai piawai dalam menata lingkungan yang bersih, sampai rasa kebersamaan yang dianggap masih begitu solid.

"Pertahankan hal yang sudah baik ini, dan terus dikembangkan ke depannya. Insyaallah dengan disiplin, patuh, dan kekompakan menjalani protokol kesehatan, kita akan keluar dari musibah ini," pungkasnya.