Advertisement
Aktor Anjasmara Jadi Korban Jambret Saat Naik Sepeda
Dian Nitami dan Anjasmara - instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Aktor Anjasmara menjadi korban jambret saat naik sepeda.
Dia mengaku dijambret saat sedang bersepeda di depan Universitas Atmajaya Jalan Sudirman Jakarta Pusat.
Advertisement
Karena insiden itu, Anjas jatuh dan mengalami cedera di tubuh dan kepalanya. Pasalnya, dia sempat melawan ketika si pelaku menjambretnya.
Kabar itu disampaikannya di akun instagram pribadinya, saat sedang melatih yoga online dibantu oleh putrinya.
"Kelas online pagi ini di Bantu sama Anak ku @amandaannete . Badan masih belom Maksimal karena habis terjatuh dari sepeda kemarin ngelawan jambret di jl. Sudirman depan Atmajaya.
Stay safe and healty everyone," tulisnya.
Setelah kejadian itu, Anjas tampak mengunjungi ahli chiropratic yang disebutnya bernama Ko Atung untuk membantunya mengobati cideranya.
Tapi, dia juga hari ini memutuskan melakukan MRI kepalanya, karena bagian kanan kepalanya masih terasa sakit setelah jatuh karena aksi begal itu.
Untungnya, hasil MRI menunjukkan bahwa kepalanya baik-baik saja.
"Horeee hasil CT scannya Amannnnn cuma harus pakai neck support Aja dan menetralkan kembali posisi tulang leher. Thank you dr.Zicky Yombana sps dan Mbak @ria_nahdi buat bantuannya selama pemeriksaan. Terima kasih istriku," tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pantai Sepanjang Dipasang 42 Lampu Penerangan Sebelum Lebaran
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Gunungkidul Anggarkan Rp588 Miliar Tekan Kemiskinan di 2026
- Prediksi Skor Madrid vs Rayo: Los Blancos Berpeluang Menang Telak
- Pria Asal Mojosongo Terjatuh ke Sumur Saat Cari Rumput
- Pengawasan BPOM 2025 Sumbang Dampak Ekonomi Rp50,8 T
- Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Pikap
- Prediksi Tottenham vs Manchester City: The Citizens Diunggulkan
- Khamenei Peringatkan AS, Perang Bisa Meluas ke Kawasan
Advertisement
Advertisement



