Banjir Rob Pati Rendam 73 Rumah dan 85 Hektare Tambak
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebuah penelitian belum lama ini menemukan berapa lama virus Corona bertahan di kulit.
Penelitian dari Jepang menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 bisa beratahan lima kali lipat lebih lama di kulit manusia daripada virus flu. Hal ini yang membuat para peneliti menegaskan perlunya untuk sering-sering mencuci tangan.
Melansir dari Medicalxpress, virus corona Covid-19 bisa bertahan hingga 9 jam, sementara virus flu hanya 1,8 jam. Penelitian ini telah ditebitkan pada jurnal Clinical Infectious Diseases.
BACA JUGA: Luka Berat karena Kecelakaan di Tol Cipali, Hanafi Rais Dilarikan ke RS MH Thamrin Purwakarta
"Sembilan jam kelangsungan hidup SARS-CoV-2 atau virus corona penyebab Covid-19 pada kulit manusia dapat meningkatkan risiko penularan kontak dibandingkan dengan IAV (virus influenza A), sehingga mempercepat pandemi," catat para peneliti.
Tim peneliti menguji kulit yang dikumpulkan dari spesimen otopsi, sekitar satu hari setelah kematian. Baik virus corona maupun virus flu dinonaktifkan dalam waktu 15 detik dengan menggunakan etanol yang digunakan dalam pembersih tangan.
"Kelangsungan hidup SARS-CoV-2 yang lebih lama pada kulit meningkatkan risiko penularan kontak. Namun, menjaga kebersihan tangan dapat mengurangi risiko ini," kata penelitian tersebut.
Studi tersebut mendukung pedoman Organisasi Kesehatan Dunia untuk mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh untuk membatasi penularan virus. Saat mencuci tangan, cobalah untuk membersihkan secara keseluruhan hingga 20 detik menggunakan air dan sabun.
Apabila mencuci tangan pakai sabun tidak memungkinkan, gantilah dengan menggunakan hand sanitizer atau gel pembersih tangan. Jangan lupa juga untuk selalu memakai masker, terutama di tempat ramai dan ruang dengan ventilasi yang buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Seorang petani di Kulonprogo mengantar anak disabilitas ke job fair Disnaker, berharap sang anak mendapat pekerjaan yang layak dan mandiri.
Oracle memangkas 21.000 karyawan akibat restrukturisasi dan adopsi AI, sebagai bagian efisiensi bisnis cloud dan infrastruktur digital.
Dinkes Sleman rencanakan Raperda KTR masuk Prolegda 2027, atur ruang publik dan keseimbangan hak perokok serta nonperokok.
Pemerintah bebaskan PPN tiket pesawat ekonomi domestik selama libur sekolah 2026 untuk dorong daya beli dan pertumbuhan ekonomi.
Pemkab Gunungkidul perbaiki 256 RTLH dengan anggaran Rp5,12 miliar. Target rampung akhir September melalui program APBD 2026.