Puan Sebut Kehadiran Prabowo di DPR Jadi Momentum Strategis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Desainer dari komunitas Rencang Rancang menyelesaikan pembuatan design promosi produk di Panembahan, Kraton, Senin (20/4)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak masyarakat belajar fotografi dan desain termasuk ilustrasi terutama bagi pelaku UMKM. Tujuannya agar masyarakat tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam dalam keterangannya, Minggu, mengatakan pihaknya meluncurkan program fasilitasi bimbingan teknis peningkatan keterampilan fotografi dan ilustrasi bertajuk "Start Your Journey!" bekerja sama dengan platform pembelajaran digital, Vokraf.
"Kemenparekraf secara proaktif mendukung peningkatan skill masyarakat agar tetap produktif sehingga perekonomian Indonesia tetap berputar," kata Muhammad Neil El Himam.
Baca Juga: Pertama Kali Donor Darah? Ini yang Wajib Anda Ketahui
Program pelatihan akan dilakukan secara daring melalui platform Vokraf mulai 19 Oktober hingga akhir November 2020 kepada 1.000 peserta terpilih melalui kurasi sebelum ajang digelar. Peserta program Start Your Journey! ini datang dari berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh, Kalimantan, hingga Papua.
Ia mengatakan program itu digelar mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 yang sedang melanda yang menyebabkan hampir selalu sektor terdampak oleh pandemi ini.
Neil mengatakan pelatihan bidang fotografi dan ilustrasi diharapkan mendorong masyarakat tetap produktif. Kedua bidang tersebut dinilai dibutuhkan oleh berbagai sektor industri, bahkan dari sektor terkecil seperti berjualan makanan dari rumah.
Khusus fotografi, target peserta difokuskan pada pemilik maupun masyarakat yang bekerja di sektor UMKM. Terlebih di zaman serba digital ini, ilustrasi pada suatu produk menjadi visual marketing yang menambah daya tarik.
"Kedua bidang baik fotografi dan ilustrasi menjadi bagian penting pendukung dalam transformasi digital sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif dalam bidang tersebut," kata Neil.
Baca Juga: Awalnya Mengejar, Ini Alasan Pria Menghilang Usai Kenal Lebih Dekat
Di platform Vokraf.com terdapat video pembelajaran dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini, tugas praktik untuk membuat karya yang outputnya bisa menjadi portofolio, serta sertifikat yang akan dikeluarkan oleh Vokraf dan Kemenparekraf.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kreativitas masyarakat dalam hal menggambar digital, menuangkan ide, dan mendukung visualisasi produk digital," kata Muhammad Neil.
Ia mengatakan, saat ini pemerintah telah meluncurkan gerakan #BanggaBuatanIndonesia dan #BeliKreatifLokal sebagai bentuk dukungan dan dorongan dalam pemulihan dampak pandemi. Melalui pemanfaatan teknologi, diharapkan konten kreatif dan inovatif dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk tetap produktif di tengah masa yang tidak menentu ini.
"Sembari kita berharap kondisi segera kembali normal, mari kita terus tingkatkan kapasitas dan keterampilan agar semakin memiliki daya saing dan daya jual yang tinggi,” kata Muhammad Neil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.