Vandalisme di Musala Darussalam Tangerang, MUI: Tindakan Tidak Beradab

Aksi vandalisme di Musala Darussalam Pasar Kemis, Tangerang pada Selasa (29/9/2020). - Twitter @msaid_didu
30 September 2020 12:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan aksi vandalisme di Musala Darussalam, Pasar Kemis, Tangerang, Banten, pada Selasa (29/9/2020), sebagai tindakan yang tidak beradab.

"MUI sangat menyesalkan adanya tindakan yang tidak beradab dan tidak bertanggung jawab tersebut," kata Anwar saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Anwar meminta aparat penegak hukum agar segera memproses kasus tersebut dan menindak pelaku sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, insiden vandalisme di Musala Darussalam tersebut tidak boleh diacuhkan karena dapat memicu keresahan dan kegaduhan. Maka, perlu ketegasan dari para penegak hukum dalam memproses kasus itu.

BACA JUGA : Musala di Tangerang Dirusak, Al Quran dan Tembok Dicoret 

Dengan kata lain, lanjut dia, jika pengusutan terhadap kasus tersebut tidak dilakukan secara adil dan tegas justru dapat menyulut amarah umat dan masyarakat. Tentu hal tersebut tidak boleh terjadi.

Diberitakan sebelumnya, warga di Mushola Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok, dikagetkan oleh aksi vandalisme. Rifki, 16, sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (29/9/2020), melaporkan temuan aksi vandalisme kepada warga setempat saat akan azan Ashar.

BACA JUGA : Pelaku Perusakan Musala di Tangerang Tertangkap

Saat masuk musalla dia menemui banyak coretan di tembok, sajadah tergunting dan coretan di Alquran. Mengetahui hal itu warga langsung menyegel mushola untuk mengamankan barang bukti untuk kemudian dilaporkan kepada polisi. Pada malam di hari yang sama pelaku berhasil ditangkap polisi.

Sumber : Antara