Advertisement

Subsidi Gaji Sudah Tersalurkan Rp7 Triliun, Guru Honorer Masih Diverifikasi

M. Nurhadi Pratomo
Kamis, 17 September 2020 - 12:17 WIB
Nina Atmasari
Subsidi Gaji Sudah Tersalurkan Rp7 Triliun, Guru Honorer Masih Diverifikasi Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menemui pekerja penerima subsidi gaji di Istana Merdeka, Jakarta (27/8 - 2020) / Youtube Sekretariat Presiden.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi atau Satgas PEN melaporkan realisasi penyaluran subsidi gaji telah mencapai 17,43 persen dari pagu per 14 September 2020.

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) yang juga Wakil Menteri 1 BUMN Budi Gunadi Sadikin melaporkan subsidi gaji telah disalurkan kepada 398.637 pegawai honorer di sektor pendidikan. Subsidi Rp600.000 per bulan diberikan dalam per dua bulan sejak 27 Agustus 2020.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Baca juga: OJK Ingatkan Bank Perlu Lakukan Efisiensi di Masa Pandemi

Program subsidi gaji dilaporkan telah tersalurkan Rp7 triliun hingga 14 September 2020. Jumlah itu setara dengan 17,43 persen dari pagu Rp37,87 triliun atau dengan target 15,72 juta pekerja penerima hingga akhir tahun.

“Saat ini data terkait guru honorer akan terus diverifikasi. Semoga jumlahnya dapat bertambah lagi,” ujar Budi melalui siaran pers, Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Diperebutkan 23 Juta Orang, Ini Fakta tentang Kartu Prakerja

Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), melalui Satgas PEN, sudah membantu menyalurkan anggaran pemulihan ekonomi nasional sebanyak Rp 87,58 Triliun. Satgas PEN mendorong agar penyerapan anggaran mitigasi tersebut mencapai Rp100 triliun hingga akhir kuartal III/2020.

”Target agar penyerapan bisa mencapai Rp100 triliun pada kuartal III/2020 merupakan bagian dari proses yang krusial untuk menetralkan pertumbuhan produk domestik bruto yang negatif pada kuartal II/2020,” imbuh mantan Direktur Utama Bank Mandiri tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Pendapatan BPHTB Sleman 2022 Capai Rp239 Miliar

Sleman
| Sabtu, 04 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

alt

Kemegahan Desa Wisata Karangrejo Borobudur Menyimpan Kisah Menarik Bersama Ganjar

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement