Advertisement
Update Covid-19 Global: Kasus Positif Mencapai 21,3 Juta Orang, Amerika Tertinggi
Anggota tim dari organisasi sipil untuk penyelamatan Beijing Blue Sky Rescue (BSR) melakukan disinfeksi di pasar grosir Yuegezhuang di Beijing, China, Selasa (16/6/2020)./Antara - Xinhua
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kasus virus Corona di dunia masih terus meningkat. Perkembangan kasus di masing-masing negara berbeda. Sejumlah toko di kota Shenzhen, China, terpaksa ditutup setelah seorang pekerja supermarket dan lima orang lainnya dinyatakan positif Covid-19.
Dilansir dari Bloomberg, Komisi Kesehatan Kota Shenzhen menyatakan seorang wanita berusia 41 tahun yang menjual yogurt di supermarket yang dijalankan oleh Alibaba Group Holding Ltd di pusat teknologi didiagnosis mengidap Covid-19 tersebut.
Advertisement
Baca juga: Pemerintah Alokasikan Rp48,8 Triliun untuk Sektor UMKM di 2021
Sementara itu, lima orang lainnya yang dites positif belum menunjukkan gejala apa pun. Otoritas kesehatan di wilayah tersebut telah menutup supermarket dan kompleks perumahan tempat wanita itu tinggal.
Operator supermarket, Hema, mengatakan pada Sabtu bahwa mereka telah menutup 21 toko di kota itu untuk mensterilkan dan melakukan tes Covid-19 terhadap semua karyawan dan makanan segar. Pemerintah daerah memberikan pengujian gratis bagi siapa saja yang mengunjungi pasar dalam empat pekan terakhir.
Sementara itu di Selandia Baru, Direktur Jenderal Kesehatan Ashley Bloombfield melaporkan ada tujuh kasus Covid-19 baru yang menyebar di komunitas pada hari Sabtu, enam di antaranya terkait dengan sebuah cluster di Auckland. Selandia Baru memiliki total 1.258 infeksi hingga saat ini, dengan kasus aktif mencapai 56.
Baca juga: Kereta Api Jarak Jauh Mulai Beroperasi
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada hari Jumat memperpanjang penutupan di Auckland selama 12 hari, di saat pihak berwenang mencoba membasmi infeksi pertama yang muncul di negara itu setelah lebih dari tiga bulan terbebas dari kasus Covid-19 aktif.
Hingga Sabtu (15/8/2020), jumlah kasus positif akibat virus corona di seluruh dunia pada mencapai 21,36 juta kasus secara global, berdasarkan data laman worldometers.info.
Dari jumlah tersebut, pasien yang sembuh mencapai 14,15 juta orang, sedangkan jumlah korban meninggal mencapai 763.387 jiwa.
Amerika Serikat masih mencatat jumlah kasus terbesar hingga saat ini, yang mencapai 5,47 juta pasien, sedangkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 171.535 jiwa hingga Sabtu.
Sementara itu, Brasil yang menjadi menjadi negara dengan kasus corona terbesar setelah Amerika Serikat mencatat jumlah kasus 3,28 juta, dengan korban meninggal mencapai 106.571 jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Liga Spanyol 2026: Gol Tunggal Araujo Kokohkan Barcelona di Puncak
- Polres Wonosobo Pastikan Balon Udara Lebaran 2026 Wajib Ditambatkan
- Jadwal Lengkap KA Bandara Jogja-YIA Terbaru Senin 23 Maret 2026
- Solo ke Jogja Bebas Macet, Cek Jadwal KRL Palur-Jogja, Senin 23 Maret
- Senin Mau ke Solo? Simak Jadwal Keberangkatan KRL Jogja-Solo, 23 Maret
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Terbaru Senin 23 Maret 2026
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Senin 23 Maret 2026: Waspada Hujan Ringan
Advertisement
Advertisement







