Gubernur Khofifah Putuskan Jatim Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. - Antara/Moch Asim
13 Agustus 2020 11:17 WIB Miftahul Ulum News Share :

Harianjogja.com, SURABAYA - Di tengah pandemi Covid-19, sejumlah wilayah diizinkan menggelar kegiatan belajar tatap muka. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berencana menggelar uji coba pembelajaran tatap muka terbatas pada jenjang SMA/SMK/SLB.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat yang ditujukan ke Bupati/Wali Kota se-Jatim. Ada sejumlah poin pokok dalam rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut.

Baca juga: Covid-19: Klaster Sekolah Bermunculan, Ini Datanya...

Nomor satu, adanya keinginan dan antusiasme yang tinggi dari siswa dan orang tua/wali siswa agar siswa dapat segera kembali belajar di sekolah masing-masing.

Kedua, uji coba dilakukan terbatas dan hati-hati dengan menjadikan prinsip keselamatan jiwa dan raga warga belajar beserta keluarganya sebagai prinsip utama, melalui penerapan sepenuhnya protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Ketiga, kepala cabang dinas pendidikan berkoordinasi dengan Pemkab/Pemkot dan atau gugus tugas terkait rencana uji coba pembelajaran.

Baca juga: Harga Maskernya Disebut-sebut Rp20 Juta, Begini Tanggapan Wali Kota Risma

Keempat, pemda, dinas pendidikan, sekolah dan masyarakt bersama-sama menjaga marwah institusi pendidikan dengan menghindarkan sekolah dari stigma negatif (negatif framing) oleh media massa dan media sosial melalui penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

Kelima, uji coba pembelajaran akan dilakukan melalui perpaduan pembelajaran dari rumah dalam jaringan (online) dan luar jaringan (offline), sehingga siswa akan dijadwalkan secara bergantian untuk hadir di sekolah.

"Untuk sekolah di zona kuning tidak lebih dari 50 persen dan daerah dengan zona oranye tidak lebih dari 25 persen setiap harinya dari kapasitas tersedia," tulis Khofifah dalam surat bertanggal 9 Agustus tersebut.

Sedangkan untuk daerah dengan kategori zona merah tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh/belajar dari rumah.

Keenam, jadwal uji coba pembelajaran tatap muka tebatas dilakukan secara bertahap mulai 18 Agustus sesuai dengan kondisi dan kesiapan sekolah.

Sumber : Twitter dan Antara