Lebaran Berlangsung di Masa Pandemi, Menag Sebut Situasi Iduladha Lebih Baik Dibandingkan Idulfitri

Menteri Agama Fachrul Razi mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020). ANTARA FOTO - Akbar Nugroho Gumay
30 Juli 2020 20:37 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Iduladha 1440 tiba di masa pandemi Covid-19. Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan situasi perayaan Hari Raya Iduladha tahun ini lebih baik jika dibandingkan saat Hari Raya Idulfitri pada Mei lalu.

Merujuk data harian yang diumumkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Menag mengatakan bahwa pandemi Covid-19 masih meluas di Indonesia. Namun, secara perlahan kasus Covid-19 mulai membaik jika dibandingkan saat awal kemunculannya.

Baca juga: Positivity Rate Corona di Indonesia 13,3%, Jauh Melebihi Standar WHO

“Situasi saat ini sudah sedikit lebih baik dibanding saat Idulfitri 1440 Hijriyah pada akhir bulan Mei yang lalu,” kata Menag melalui keterangan video, Kamis (30/7/2020).

Meskipun demikian, dia mengingatkan bahwa masyarakat tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dari pemerintah. Ketentuan ini wajib dilakukan termasuk saat pelaksanaan ibadah salat Iduladha besok.

Baca juga: Benarkah Daging Kambing Sebabkan Kolesterol dan Darah Tinggi?

Menag mengingatkan salat Ied boleh dilaksanakan di masjid maupun di lapangan. Kecuali tempat atau daerah yang tidak diizinkan oleh pemerintah daerah maupun satgas Covid-19 setempat dengan alasan tidak aman.

Adapun, pengurus masjid diminta untuk meyakinkan bahwa lingkungan salat aman dari Covid-19, membatasi pintu masuk untuk mempermudah pengecekan suhu tubuh, serta meminta jemaah membawa peralatan salat masing-masing.

“Pakai masker, jaga jarak, tidak usah bersalaman atau berjabat. Tempat pengumpulan infaq dilakukan tanpa bersentuhan dan perpendek pelaksanaan salat tanpa mengurangi syalat,” ujar Menag.

Sumber : Bisnis.com