Positif Covid-19 di Purworejo Merangkak Naik, Warga Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr. Tolkha Amaruddin. - Ist/dok
28 Juli 2020 16:47 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, PURWOREJO- Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo terus merangkak naik. Pada hari Senin (27/7/2020) pagi muncul empat orang terkonfirmasi positif Covid-19, sore harinya bertambah enam orang.

Pada hari Selasa (28/07/2020), kembali bertambah signifikan sebanyak 21 orang. Sehingga total kasus terkonfirmasi positif-19 sejak pertama kali ditemukan, mencapai 152 orang.

Baca juga: Ragu dengan Keefektifan Masker Buatan Sendiri? Begini Cara Mengujinya

Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin, Selasa (28/7/2020). “Selain itu ada kasus positif yang meninggal dunia di RSUD Tjitrowardojo, yang seorang laki-laki berusia 54 tahun, warga Desa Sambeng Kecamatan Bayan. Pasien menderita komorbid kencing manis dan darah tinggi,” ungkapnya, Selasa (28/7/2020).

Dijelaskan, penambahan kasus ini sebagian berasal dari sejumlah klaster yang sudah ada. Klaster yang jumlahnya agak banyak yaitu 14 orang dari klaster Pasar Suronegaran, lima orang dari klaster hajatan dan empat orang Dinsos.

Baca juga: Pentingnya Isyarat Tangan Supaya Aman Bersepeda di Jalan Raya

Sedangkan alamatnya beragam yaitu untuk empat orang yang hasil swab Senin pagi berasal dari Kecamatan Purworejo, Ngombol, Banyuurip, Gebang. Untuk enam orang hasil swab Senin sore berasal dari Kecamatan Banyuurip (3 orang), serta dari Kecamatan Bener, Grabag, Purworejo masing-masing 1 orang.

Untuk 21 orang hasil swab hari Selasa berasal dari Kecamatan Purworejo (7 orang), Bener (6), Loano (2), Bayan (2), Banyuurip (1), Grabag (1), Bagelen (1), Dukun/Magelang (1)

Menghadapi lonjakan kasus tersebut, Pemkab sedang mempersiapkan aturan baru. “Namun yang sekarang harus dilakukan masyarakat, antara lain dengan memperketat protokol kesehatan,” tegasnya. (*)