Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.992 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.992 per dolar AS dipicu ketegangan Timur Tengah. Pasar kini menanti hasil RDG Bank Indonesia.
Sejumlah penumpang dengan mengenakan masker di dalam gerbong kereta api luar biasa relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi lintas selatan di Stasiun Gambir, Jakarta./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid019, PT Kereta Api Indonesia (persero) bekerja sama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia menyediakan fasilitas rapid test atau tes cepat bagi penumpang Kereta Api Jarak Jauh di 12 stasiun.
Direktur Niaga PT KAI Maqin U Norhadi mengatakan belum berniat untuk menyediakan layanan di luar rapid test yakni pcr atau swab. Layanan rapid test ini hanya menjadi syarat screening awal.
Pada mulanya, lanjut dia, fasilitas ini baru tersedia di Stasiun Pasar Senen karena bersamaan dengan jam keberangkatan dan pergerakan yang paling besar. Namun, Maqin menekankan mulai Selasa (28/7/2020) akan mulai tersedia di Stasiun Gambir dan Stasiun Gubeng Surabaya dan Stasiun Pasar Turi serta Stasiun Yogyakarta. Pengadaan fasilitas akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kesiapan petugas medis.
"Kami sediakan dulu di stasiun-stasiun besar. Belum bisa serentak karena kami perlu mempersiapkan dari segi tata kesehatan dan petugas medisnya harus siap," jelasnya, Senin (27/7/2020).
Baca Juga: Demo Tolak Rapid Test di Bali, Jerinx Ikut Gabung tanpa Masker dan Jaga Jarak
Adapun 12 stasiun yang direncanakan tersebut adalah Stasiun Gambir ialah Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang. Layanan dibuka dengan jam pelayanan mulai pukul 07.00 s.d 19.00.
Menurut Muqin pelayanan ini akan berkolaborasi dengan RNI karena telah memiluki izin untuk mendistribusikan dan melaksanakannya di stasiun besar.
Diharapkan dengan adanya layanan ini, para penumpang yang telah membeli tiket dari KAI juga bisa sekaligus melakukan tes rapid, sementara bagi penumpang yang belum memiliki tiket juga bisa langsung di stasiun.
Baca Juga: Seberapa Akurat Rapid Test Mendeteksi Virus Corona?
Direktur Keuangan Rajawali Nusindo Gigis Saptono menjelaskan hasil rapid akan keluar sekitar 10-15 menit setelah sampel darah diambil dan penumpang akan mendapatkan surat keterangan hasilnya. Saat ini, Gigih menyebutkan telah mendistribusikan sebanyak 2,5 juta alat rapid test tetapi penyediaannya masih dilakukan impor dari China. Pasalnya industri dalam negeri banyak yang belum memiliki izin edar.
Gigis menambahkan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk melaksanakan pemulihan eknomi nasional dalam rangka New Normal, pandemi Covid-19 yang tengah dihadapi oleh masyarakat dunia, melakukan perubahan sosial dengan kebiasaan masyarakat yang kini selalu mengenakan masker saat berpergian, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.992 per dolar AS dipicu ketegangan Timur Tengah. Pasar kini menanti hasil RDG Bank Indonesia.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Nusron Wahid dua kali absen rapat Komisi II DPR. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyebut Nusron memiliki penugasan lain yang terjadwal.
Kaspersky menemukan lebih dari 1.000 email phishing yang menyamar sebagai Zoom dan DocuSign serta menyasar akun perusahaan.
Kebakaran Gunungkidul mencapai 154 kasus hingga September 2026 dengan kerugian Rp2,96 miliar dan dua warga meninggal dunia.
Prabowo menyampaikan duka atas kecelakaan Virgo Transport 8 dan meminta investigasi. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.