Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Ilustrasi/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, PEKANBARU - Seorang imam masjid ditikam pisau saat memimpin doa seusai salat. Pelaku penikaman jengkel karena menganggap saran sang imam yang diberikan saat curhat tidak berjalan sesuai harapan.
Korban penusukan adalah Yazid Nasution, imam masjid Al Falah, Jalan Sumatera, Kota Pekanbaru, Riau. Penusuknya berinisial IM. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya mengatakan Yazid dan IM adalah kenalan dekat.
"Korban dan pelaku saling kenal," kata Nandang kepada Antara di Pekanbaru, Jumat (24/7/2020).
Dia mengatakan pelaku kerap berkonsultasi dengan korban terkait kehidupan pribadi. "Mulai masalah pekerjaan, kehidupan pribadi," ujarnya.
Namun, ia mengatakan kemungkinan tersangka kesal karena solusi yang disampaikan korban tidak sesuai dengan harapan pelaku. Hingga akhirnya, pada Kamis malam pelaku nekat berusaha menghabisi nyawa korban saat tengah memimpin doa bakda Salat Isya berjamaah.
Pelaku telah ditahan polisi. Polisi berencana untuk memeriksa kejiwaan pemuda 24 tahun itu.
Saat ditusuk, Yazid Nasution tengah memimpin doa seusai salat.
Tiba-tiba, seorang pria berkaus biru datang dari arah mimbar. Penikaman terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Pelaku terlihat berusaha menusuk korban yang tengah menunduk dan berdoa. Dari arah ruang pengurus masjid pelaku datang menggenggam pisau dapur. Dia pun menghunuskan pisaunya tepat ke arah dada imam masjid.
Beruntung, Yazid selamat dalam insiden tersebut. Jemaah yang tersadar langsung mengejar pelaku. Sementara pisau yang digunakan terlihat bengkok.
Hendra, salah seorang jemaah Salat Isya yang berada di masjid mengatakan jemaah langsung menutup rapat pintu keluar masjid. Pelaku ditangkap tak lama kemudian dan dijemput aparat Polsek Pekanbaru Kota. Menurut Hendra, sang imam hanya mengalami sedikit luka lecet pada bagian dada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.