Rocky Gerung Sebut Jokowi Marah Pakai Teks, Ngabalin: Mana Ada Orang Marah Pakai Teks?

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin. - Suara.com/Dwi Bowo Raharjo
02 Juli 2020 08:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Video kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  kepada para menterinya saat rapat terbatas pada 18 Juni 2020 lalu yang dianggap gimik ikut menyita perhatian Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin.

Ia menilai Jokowi benar-benar marah karena saat itu tidak menggunakan teks.

Ngabalin mengatakan bahwa tidak ada kemarahan Jokowi yang menggunakan teks. Meskipun ia mengakui pada rapat terbatas Jokowi menggunakan catatan untuk melihat beberapa poin materi yang akan disampaikan.

"Dari mana bisa dia tahu, mana ada orang marah-marah pakai teks?. Apakah kalau beliau [Jokowi] melihat beberapa poin materi di itu kemudian marah-marah harus pakai teks, sehingga harus dinilai pake gimik itu kan tergantung," ujar Ngabalin saat dihubungi Suara.com, Rabu (1/7/2020).

Menurut Ngabalin, penilaian gimik kepada Jokowi yang meluapkan kemarahan kepada jajaran menterinya merupakan sebuah pelecehan kepada Kepala Negara.

"Kalau dia orang menilai kayak gitu, kan kayak apa, macam kayak nilai dibikin pelecehan," ucap Ngabalin.

Tak hanya itu, Ngabalin menuturkan bahwa orang yang mengerti ilmu komunikasi bisa memahami betul bagaimana kemarahan Jokowi ketika itu melalui gestur dan mimik wajah kepada para menterinya.

"Jadi kalau mau dikomentari itu kan kalau orang belajar ilmu komunikasi itu kan dilihat dari gesturnya bagaimana," katanya.

Sebelumnya, Akademisi Rocky Gerung memberikan sindiran keras terhadap Presiden Jokowi soal ancam reshuffle kabinet hingga memarahi menterinya. Rocky Gerung sindir Jokowi marah tapi pakai teks.

Hal itu disampaikan Rocky Gerung melalui akun Twitter miliknya @rockygerung_rg. Ada beberapa cuitan yang ia buat untuk menyindir Jokowi.

"Marah tapi pakai teks. Memang tempurung kosong," kata Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com, Senin (29/6/2020).

Sumber : Suara.com