Jokowi Telepon dan Tegur Menteri yang Serapan Anggarannya Rendah. Siapa Dia?

Presiden Joko Widodo memberikan amanat saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/6/2020). Upacara secara virtual itu dilakukan karena pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/BPMI Setpres - Handout
30 Juni 2020 14:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pencairan anggaran yang rendah terus menjadi sorotan Preside. Joko Widodo. Pihaknya mengatakan dirinya setiap hari mengawasi realisasi belanja kementerian/lembaga dan tidak segan langsung menegur menteri jika pencairan anggarannya rendah.

“Saya perintahkan di seluruh kementerian/lembaga agar mengeluarkan belanja-belanja yang ada dan saya pantau setiap hari,” kata Presiden Jokowi saat mengunjungi Posko Penanganan Covid-19 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Presiden Jokowi mengatakan saat ini setiap hari dirinya memeriksa jumlah pencairan anggaran setiap kementerian dan lembaga negara. Jika realisasi serapan anggaran tidak sesuai ekspetasinya, Jokowi akan langsung menghubungi menteri dan pimpinan lembaga terkait untuk memberikan peringatan.

“Kalau masih rendah saya telepon, langsung saya tegur. Langsung menterinya atau kepala lembaganya,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan hal itu perlu dilakukan agar pencairan belanja kementerian dapat terakselerasi, sehingga dapat menumbuhkan uang beredar dan menstimulus perekonomian di masyarakat.

Pandemi Covid-19, lanjut dia, telah melemahkan likuiditas dan perekonomian masyarakat.

“Jangan kita biarkan uang yang beredar ini semakin kering atau semakin sedikit. Harus terus belanja-belanja itu kita dorong agar peredaran uang yang ada di masyarakat semakin banyak,” ujar Presiden Jokowi.


 

Sumber : Antara