Korban Bencana Nepal Capai 1.396, Jepang Kirim Bantuan Rp35 Miliar
Jepang mengirim bantuan Rp35,37 miliar untuk identifikasi korban bencana Nepal yang menewaskan 1.396 orang dan memicu ribuan orang hilang.
Instagram Pasha Ungu/@pashaungu_vm
Harianjogja.com, JAKARTA - Pasha Ungu yang juga menjabat sebagai Wali Kota Palu, mengaku kaget mendengar salah seorang anaknya kangen sekolah. Padahal selama ini anak-anaknya sangat sulit jika harus berangkat ke sekolah.
"Jujur kaget dengar anak saya kangen sekolah. Biasanya anak saya dibangunin pagi itu aduh, malas-malasan. Wajarlah namanya anak-anak. Tapi sekarang minta sekolah," kata Pasha Ungu heran, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Pasha Ungu menganggap anak-anaknya kaget karena untuk pertama kalinya mengalami libur mencapai tiga bulan. "Mereka mungkin nggak paham kalau soal covid. Malah ini kan ditambah lagi liburnya," ujarnya.
Pasha Ungu melihat anak-anak kebingungan karena aktivitasnya lebih banyak dilakukan di dalam rumah.
"Jujur saya sendiri butuh psikolog. Karena banyak teman saya stres karena nggak keluar," tutur Pasha Ungu.
Namun di balik musibah pandemi virus corona ada hal positif yang bisa diambil oleh Wakil Wali Kota Palu tersebut.
"Kalau dulu kita keluar gitu-gitu aja entah karena kerja atau kesibukan. Kita ternyata butuh bertatap muka, keluar. Kemarin benar-benar bahkan dengan orangtua aja banyak teman-teman saya ketemu sama orangtua hampir nggak mau. Pertanyaan salah apa nggak? Nggak salah juga karena situasinya seperti ini," imbuh Pasha Ungu.
"Tapi kan bertentangan dengan jiwa kita. Kita pengin kerja, pengin aktivtias, pengena makan di luar, anak-anak pengin sekolah," tutur Pasha Ungu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Jepang mengirim bantuan Rp35,37 miliar untuk identifikasi korban bencana Nepal yang menewaskan 1.396 orang dan memicu ribuan orang hilang.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Pesawat Aman Air pengangkut 3.700 liter BBM tergelincir di Bandara Mulia Papua Tengah. Pilot selamat dan bandara ditutup sementara.