SAR Perpanjang Pencarian Rombongan Wartawan hingga 17 September
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Foto ilustrasi rudal atau peluru kendali. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat terkait “potensi bahaya” di Jeddah, Mekkah, dan Taif pada Selasa. Warga di tiga wilayah tersebut diminta segera mencari tempat aman dan mengikuti petunjuk keselamatan dari otoritas resmi.
Peringatan itu disampaikan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat, menurut Pertahanan Sipil Arab Saudi. Namun, pihak berwenang tidak menjelaskan secara spesifik jenis potensi bahaya yang dimaksud dalam peringatan tersebut.
Pertahanan Sipil meminta masyarakat tetap tenang dan segera menuju tempat berlindung terdekat. Warga terutama dianjurkan berada di dalam gedung atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela hingga situasi dinyatakan aman.
Masyarakat juga diminta menjauhi sejumlah area yang dinilai berisiko, termasuk ruang terbuka, jendela, balkon, dan atap bangunan. Warga yang sedang berada di luar ruangan diminta segera masuk ke gedung terdekat atau mencari perlindungan di balik penghalang yang kokoh.
Bagi pengendara yang menerima peringatan tersebut, Pertahanan Sipil meminta kendaraan menepi di lokasi yang jauh dari jembatan maupun gedung-gedung tinggi. Masyarakat juga diimbau menghindari kerumunan dan area berbahaya.
Selain itu, warga diminta terus mengikuti arahan keselamatan yang disampaikan melalui kanal resmi pemerintah. Imbauan tersebut diberikan agar masyarakat dapat mengambil langkah perlindungan selama peringatan masih berlaku.
Peringatan darurat itu muncul di tengah meningkatnya bentrokan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman. Dalam beberapa hari terakhir, kelompok tersebut melancarkan serangkaian serangan menggunakan rudal dan pesawat drone.
Serangan Houthi menyasar sejumlah kota serta infrastruktur di Arab Saudi. Pasukan Saudi kemudian merespons dengan melancarkan serangan terhadap posisi Houthi di wilayah Yaman.
Meski peringatan darurat telah dikeluarkan untuk Jeddah, Mekkah, dan Taif, otoritas Arab Saudi belum menjelaskan jenis “potensi bahaya” yang menjadi dasar peringatan tersebut. Karena itu, masyarakat diminta mengandalkan informasi dan petunjuk keselamatan dari kanal resmi pemerintah.
Arab Saudi memperingatkan akan memberikan respons tegas terhadap kelompok Houthi di Yaman setelah serangkaian serangan rudal dan drone melukai 13 warga sipil di wilayah selatan negara tersebut.
Koalisi pimpinan Riyadh mengonfirmasi serangan rudal dan drone yang terjadi sehari sebelumnya di Khamis Mushait, Abha, dan Taif. Serangan pada Senin tersebut dilaporkan menyebabkan 13 orang terluka.
Arab Saudi menegaskan serangan Houthi akan ditangani secara tegas sebagai bagian dari upaya melindungi kedaulatan negara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Pesawat Aman Air pengangkut 3.700 liter BBM tergelincir di Bandara Mulia Papua Tengah. Pilot selamat dan bandara ditutup sementara.
Antam mengusulkan seluruh penjual emas dan perak wajib melaporkan data penjualan ke Ditjen Pajak agar kewajiban berlaku secara merata.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
PSIM Jogja memilih bertahan di Surabaya setelah melawan Persebaya demi menjaga kebugaran pemain sebelum menghadapi Madura United.
Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat di Jeddah, Mekkah dan Taif. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.