Kemenhan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Latsarmil SPPI
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Tangkapan layar penjual es krim yang diusir warga./Instagram @pemalang.update
Harianjogja.com, SOLOPOS—Video seorang laki-laki penjual es krim di Pemalang yang diusir warga lantaran diduga mengajak anak-anak menonton film porno viral di medsos.
Video itu direkam di Semingkir, Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah, dan diunggah akun Instagram @pemalang.update. Seorang lelaki muda yang berjualan es krim diminta untuk tidak lagi berjualan di daerah tersebut. Bakul itu mengajak anak-anak berkumpul dan kemudian mempertontonkan film bokep dari ponsel miliknya.
"Pedagang Es keliling ini diusir warga lantaran diduga membuat resah dikarenakan perilakunya yang kurang apik, pria muda tsb diduga kerap mengumpulkan anak kecil untuk menonton Film Biru di ponselnya. Sebab itu warga yang tau akhirnya kesal dan menegur menyarankan pria tsb supaya tidak berjualan lagi di desanya," kata pengelola akun @pemalang.update.
Dalam video tersebut juga terlihat seorang warga ingin memukul penjual es krim. Namun, aksinya dihalangi oleh ibu-ibu yang berada di lokasi.
"Saru, bocah sementen dereng ngerti. mulai ngesok ojo dodol kene. Ojo main tangan [Saru, bocah segini belum paham. Mulai besok jangan berjualan di sini. Jangan main tangan]" demikian suara yang terdengar di video tersebut.
Netizen pengguna akun @metty_audy yang berkomentar di unggahan @pemalang.update mengatakan penjual es krim Pemalang yang mengajak anak kecil menonton film porno telah diberhentikan oleh atasannya
"Aku paham wonge kue minn...soale anak buahe tanggaku. Wis ora olih dagang maning [aku paham orangnya itu min. Soalnya anak buahnya tetanggaku. Sekarang sudah tak boleh berjualan lagi]," ungkapnya.
Sementara itu, akun @arsitakusumaningrum meminta agar penjual es krim tersebut dilaporkan ke polisi.
"Kyk gt hrs di laporkan ke polisi atau perangkat desanya,karna udh ngerusak generasi n dia kelainan seksual. yg lbh di takutkan lg kl udh da anak yg sudah di \'apa2in\' sama dia," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
OJK menyebut scam digital mengancam kepercayaan publik. Hingga Juni 2026, IASC menerima lebih dari 608.000 laporan dengan Rp674 miliar berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari. Pemkot Solo dan Polresta bergerak menangani kasus, sementara bayi yang selamat mendapat pendampingan.