Advertisement
2 Hari, Densus 88 Antiteror Tangkap 2 Jaringan Teroris Sekaligus
Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di Cirebon dan Jamaah Ansharut Daullah (JAD) di Kalimantan Selatan berhasil dibekuk oleh Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Awi Setiawan mengemukakan penangkapan terduga teroris yang pertama berasal dari jaringan JI berinisial M (40) pada Kamis 6 Juni 2020. Sehari kemudian pada Jumat 7 Juni 2020, Densus 88 Antiteror kembali menangkap dua terduga teroris berinisial AS, 33 dan TA, 24 dari jaringan JAD.
Advertisement
"Untuk terduga berinisial M ini, dia berperan sebagai pengkader [rekrutmen] dan pembaiat," tuturnya, Senin (8/6/2020).
Awi menjelaskan bahwa untuk terduga teroris AS dan TA, keduanya satu kelompok dengan teroris yang menyerang Polsek Daha Kalimantan Selatan (Kalsel) memakai samurai hingga menyebabkan satu anggota Polri tewas.
Dia mengatakan ide untuk menyerang Polsek Daha secara brutal berasal dari AS. Sementara itu, TA berperan menyiapkan uang sebesar Rp500.000 untuk membeli samurai dan menyerang anggota Polsek Daha.
"Kelompok JAD ini memang merencanakan untuk menyerang Polisi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo Jogja, Minggu 11 Januari 2026
- Strategi BYD Bertahan lewat Inovasi Meski Teknologi Ditiru
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY, Minggu 11 Januari 2026
- Penembakan Massal di Mississippi: 6 Tewas di Tiga Lokasi Berbeda
- Jadwal KA Prameks, Minggu 11 Januari 2026
- Final Piala Super Spanyol, Xabi Alonso Pantau Mbappe
- Top Ten News Harianjogja.com,Minggu 11 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




