6 Proyek Jalan Inpres di DIY Rampung, Perkuat Akses Ekonomi dan Wisata
Enam proyek Inpres Jalan Daerah di DIY telah rampung dengan anggaran Rp8,79 miliar. Infrastruktur ini memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.
Ustaz Yusuf Mansur./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Ustadz Yusuf Mansyur mengajak masyarakat untuk selalu berperilaku dengan hati, pikiran dan perbuatan yang positif agar kondisi normal baru di tengah pandemi COVID-19 dapat diadaptasi dengan baik.
"Siapapun yang positive thinking, pikirannya, hatinya, omongannya, maka kalimatnya tetap gembira. Berbahagia, penuh dengan keyakinan, rasa syukur yang tinggi dan terus berusaha menjaga kepositifan itu," katanya dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Webinar di Jakarta, Senin (8/6/2020).
Ia mengatakan perilaku positif dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan diterapkan dalam situasi apapun yang dihadapi, baik ketika senang maupun ketika seseorang dihimpit dengan banyak keterbatasan.
"Misalnya ketika tidak ada kerjaan. Kalau pikirannya negatif, maka akan menjadi negatif semuanya dan akan bertambah-tambah daftar kenegatifan itu," kata dia.
Namun, ketika situasi sulit dihadapi dengan pikiran dan perilaku yang positif, khususnya di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19, maka semua beban akan terasa menjadi lebih ringan dan lebih mudah untuk dihadapi.
"Ketika kita berpikir positif, hidup positif, menulis, mengucap yang positif. Terima kasih Allah, sudah sekian lama saya bekerja. Sekarang waktunya saya berdagang, sekarang waktunya saya menjajal bisnis. Ya Allah (SWT), temani saya. Maka yang ada adalah harapan, bukan catatan beban, bukan catatan persoalan," kata dia lebih lanjut.
Kemudian, terkait dengan rencana new normal yang ditujukan untuk dapat mengatasi pandemi Covid-19, ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menaati aturan, mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan.
"Terkait dengan Covid-19 atau rencana normal atau kebiasaan-kebiasaan baru, peradaban baru, gaya batu, ke mana-mana harus pakai masker dan cuci tangan," katanya.
Masyarakat, katanya, harus bangga ketika mereka menaati aturan yang ada. Dan sebaliknya, mereka perlu memperbaiki diri ketika belum bisa menaati aturan atau protokol kesehatan yang dianjurkan. "Harus bangga ikutin protokol, aturan," kata Ustadz Yusuf Mansyur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Enam proyek Inpres Jalan Daerah di DIY telah rampung dengan anggaran Rp8,79 miliar. Infrastruktur ini memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.
Swiss vs Kanada jadi penentu juara Grup B Piala Dunia 2026. Kedua tim sama-sama berpeluang lolos ke fase gugur.
Rupiah melemah ke Rp17.952 per dolar AS dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan sentimen global terbaru.
Prabowo tegaskan tak ada yang lebih genting dari kelaparan. Program MBG dinilai penting di tengah ancaman krisis pangan global.
PLN pastikan listrik di DIY kembali normal sejak 20 Juni 2026, layanan pelanggan kini stabil dan siap mendukung aktivitas masyarakat.
Kejari Kulonprogo kembalikan Rp344 juta uang korupsi BUMDes ke dua kalurahan untuk pemulihan kerugian masyarakat.