Advertisement
Kemenlu Catat 590 WNA di Indonesia Terinfeksi Corona
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. - Antara/Wahyu Putro A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri mencatat 590 warga negara asing (WNA) terinfeksi virus Corona penyebab Covid-19 di Indonesia.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan angka tersebut terdiri dari 92 positif, 314 orang dalam pemantauan (ODP), 164 sembuh, 17 meninggal, dan tiga kasus belum terkonfirmasi per 5 April.
Advertisement
Kementerian Luar Negeri terus berkomunikasi dengan perwakilan warga dari negara tersebut untuk memberikan update.
Indonesia terus meningkatkan kerja sama internasional baik melalui kerangka bilateral maupun multilateral agar bersama-sama memerangi Covid-19.
“Indonesia sudah bekerja sama dengan 101 mitra internasional yg terdiri dari 9 negara, 10 organisasi internasional dan 82 lembaga nonprofit,” katanya pada konferensi pers, Rabu (6/5/2020).
Sementara itu, berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri per Rabu (6/5/2020) pukul 08.00, total kumulatif WNI di luar negeri yang terinfeksi Covid-19 mencapai 705 orang dari 33 negara. Angka tersebut terdiri dari 325 sembuh, 36 meninggal dan 344 masih dalam perawatan.
Sementara itu, WNI di luar negeri yang sembuh dari Covid-19 terus bertambah. Per hari ini, persebarannya mencapai Jerman (satu orang), India (dua orang), Malaysia (satu orang), dan Arab Saudi (tujuh orang).
Dengan demikian, total kumulatif jumlah WNI di luar negeri yang sembuh dari Covid-19 mencapai 324 orang dengan persentase menjadi 46 persen dari total WNI terpapar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- PHRI DIY Ungkap Okupansi Hotel di Jogja Turun Meski Musim Liburan
- Makam Dibongkar, Warga Dukun Magelang ternyata Korban Pembunuhan
- Rute Sawah ke Tol Jogja Solo GT Purwomartani Dihapus dari Google Maps
- Kepuasan Publik ke Trump Turun, Dipicu BBM dan Konflik Iran
- Bupati Gunungkidul Tolak Mobil Dinas Baru Rp1,5 Miliar
- Sering Dianggap Biasa Semangka Punya Dampak Tak Terduga
- Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
Advertisement
Advertisement







